detikcom

Kecewa Popok Huggies

Nuryanti - suaraPembaca
Senin, 15/01/2007 08:47 WIB
Jakarta - Tanggal 2 Januari 2007 malam, saya membeli popok bayi sekali pakai Huggies Dry M 42's seharga Rp 69.900 di Supermarket Tip Top Rawamangun. Pagi hari tanggal 3 Januari saya pakaikan ke anak, ternyata saat anak saya bergerak lem sambungan antara perekat (velcro) dengan popok lepas. Saya ganti dengan popok baru sampai 3 kali ternyata masalahnya tetap sama, Saya memeriksa beberapa popok yang lainnya ternyata sama saja masalahnya. Akhirnya, hari itu juga saya memutuskan untuk mengembalikannya ke Tip Top beserta 2 buah popok bekas pakai anak saya. Di Tip Top masalah tersebut ditangani langsung oleh SPG Huggies, saya hanya diberikan tanda terima pengembalian barang saja dan dijanjikan besoknya akan dihubungi oleh pihak Huggies langsung. Tanggal 4, pihak Huggies menelepon saya dan meminta saya untuk menceritakan masalah saya serta konfirmasi alamat rumah saya. Pihak Huggies berjanji akan menggantinya setelah mereka mendiskusikan diinternal mereka. Saat itu saya dijanjikan paling lambat satu minggu barang pengganti sudah sampai dirumah. Tetapi hingga tanggal 10 Januari belum ada perkembangan tentang masalah saya, lalu saya menghubungi Tip Top untuk menanyakan tindak lanjut masalah saya, tetapi Tip Top menyerahkannya lagi pada SPG Huggies dan saya diminta untuk menghubungi Suara Konsumen Huggies karena masalah tersebut sudah ditangani bagian tersebut. Tanggal 11 saya dihubungi pihak Huggies yang lagi-lagi hanya mengkonfirmasi alamat rumah saya tanpa ada keputusan bagaimana penyelesaian masalah saya. Pihak Huggies hanya berjanji secepatnya untuk menyelesaikan masalah ini. Ternyata masalah ini dialami juga oleh beberapa teman kerja saya, tetapi karena mereka membeli dalam jumlah sedikit, jadi malas untuk komplain. Terus terang saya kecewa dengan pelayanan dan produk Huggies, apalagi ini baru pertama kali saya mencoba merk tersebut. Sebelumnya saya memakai salah satu produk ternama yang notabene harganya lebih mahal dari Huggies, saya tidak pernah mengalami hal seperti ini, sepertinya betul kata pepatah ada harga, ada rupa. Dan akhirnya saya kembali ke merk lama. Nasya_heriyon@yahoo.com 021-92915994(nrl/nrl)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?