detikcom

Operasi Sinus di RS THT Ciranjang

Mirawati Asril - suaraPembaca
Rabu, 18/07/2007 16:40 WIB
Jakarta - Jumat, 30 Maret 2007 saya telah menjalani operasi sinusitis di Rumah Sakit Telinga Hidung dan Tenggorokan (RS THT) Ciranjang Jakarta Selatan. Dokter yang menangani saya adalah Prof Dr Masrin Munir. Biaya yang saya keluarkan tidak sedikit. Setelah operasi sampai hari ini keadaan saya bukannya membaik malah bertambah buruk. Seluruh wajah dan mata terasa sakit dan panas, pusing, mual, serta tidak dapat berkonsentrasi. Padahal sebelum operasi keadaan saya tidak seperti ini. Hanya sedikit gangguan pada daerah sinus. Sebelum operasi saya juga meminta dilakukan endoscopy tetapi beliau menolak dengan alasan tidak diperlukan dan sudah ketinggalan zaman. Setelah operasi saya sempat kontrol 3 kali dan dokter hanya menyarankan saya supaya optimis dan memberi obat. Oleh karena tidak tahan dengan rasa sakit saya cek ke dokter lain di RS di bilangan Jl Proklamasi Jakarta dengan Dr. Naswanto. Saya menindaklanjuti dengan endoscopy. Ternyata ada bagian yang lengket pasca operasi di dalam rongga hidung. Setelah meminta persetujuan, saya lalu memotong bagian yang lengket tersebut dan menurut beliau kondisi saya sebenarnya tidak memerlukan operasi. Saya sangat kecewa dengan Prof Dr Masrin Munir yang tidak melakukan tindakan apa-apa dan hanya menyarankan saya untuk optimis. Saya menduga beliau tidak mempunyai alat yang lengkap dan modern serta telah melakukan "malpraktik" terhadap saya. Saya juga mendengar cerita lain yang juga menjalani operasi di RS THT Ciranjang, harus mengeluarkan biaya lebih besar lagi karena harus berobat ke Singapura. Saya yakin masih banyak lagi yang mengalami hal yang sama dengan saya. Hampir setiap kasus yang berobat ke RS THT itu sang dokter selalu menyarankan tindakan operasi. Mirawati Asril PT. ZTE Indonesia Gedung Midplaza 2 Lt 15 Jl. Jend.sudirman Kav 10-11 Jakarta Selatan mirawati@zte.com.cn 5700909 ext 200, 081586265326 (msh/nrl)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Rabu, 20/05/2015 07:19 WIB
    Penggiat Buku untuk Kebangkitan Nasional
    Arah perjalanan awal kebangkitan nasional dipelopori Van Ophuijsen atau dikenal Boedi Oetomo didirikan oleh Dr. Soetomo dan digagas oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%
Poling Index »

Puaskah Anda terhadap kinerja DPR sekarang?