detikcom

Dr Tedjasukmana Menanggapi Sdr Firmansyah

Dr P Tedjasukmana SpJP - suaraPembaca
Selasa, 24/07/2007 14:06 WIB
Jakarta - Terhadap artikel Saudara Firmansyah Stanley L, SH yang dimuat dalam kolom Suara Pembaca detikcom tanggal 18 Juli 2007, maka dengan ini saya akan menanggapinya sebagai berikut: 1. Sebahagian besar keterangan yang saudara Firmansyah Stanley L., SH ungkapkan secara nyata merupakan pemutarbalikan fakta dan dengan ini saya membantah keterangan yang dibuat saudara Firmansyah Stanley L., SH tersebut. 2. Dalam forum ini saya tidak akan memberikan tanggapan secara ilmiah karena saya yakin dengan tindakan medis yang telah saya lakukan semata-mata untuk menolong pasien (sebagai sebuah life saving) dan untuk pengobatan yang terbaik bagi pasien. 3. Sebahagian besar tulisan saudara Firmansyah Stanley L., SH dalam kolom ini telah menyesatkan publik dan mengaburkan sisi objektifitas kedokteran dengan memasukkan isu non medis. Saya sebagai seorang dokter tetaplah menjunjung tinggi kode etik kedokteran sesuai Sumpah Dokter. Segala tindakan medis yang saya lakukan telah sesuai dengan keahlian saya sebagai dokter spesialis jantung dan pembuluh darah. 4. Oleh karena tulisan saudara Firmansyah Stanley L., SH tersebut telah mencemarkan nama baik saya dimana secara profesional saya bertanggung jawab terhadap tindakan medis yang telah saya lakukan, maka saya mereserve hak-hak saya untuk melakukan segala tindakan hukum terhadap saudara Firmansyah Stanley L., SH, baik secara perdata maupun pidana. Saat ini saya telah memberikan kepercayaan kepada kantor hukum KarimSyah untuk membela hak-hak saya berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia. Demikian tanggapan saya. Terimakasih. Hormat saya, Dr. P. Tedjasukmana, SpJP KarimSyah Law Firm Plaza Mutiara lantai 7 Lingkar Mega Kuningan Jakarta 12950 ======================================== (nrl/nrl)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?