detikcom

Beda Harga Produk Philips di Hypermart dan Toko Signifikan

Yazeruddin - suaraPembaca
Selasa, 01/04/2008 08:22 WIB
Jakarta - Pada hari Sabtu tanggal 29 Maret 2008 saya membeli Stand Mixer Philips Type Cucina HR1538 di Hypermart Kelapa Gading. Saya selalu membeli perangkat elektronik di Hypermarket karena percaya akan keaslian produknya dan kepastian harga yang diberikan. Harga realistis tanpa harus menawar serta kenyamanan saat berbelanja. Stand Mixer Philips yang saya beli harganya Rp 419.000.

Pada tanggal 31 Maret 2008, istri saya pergi ke Pasar Koja Tanjung Priok Jakarta Utara untuk membeli baking pan. Di toko itu juga terdapat Stand Mixer persis/sama seperti yang dibeli di Hypermart. Ternyata harganya hanya Rp 300.000 dan itu masih bisa ditawar.

Bayangkan betapa kagetnya saya mendengar perbedaan harga Stand Mixer Philips Cucina. Pihak toko menjamin barang yang dijualnya merupakan produk asli dan bukan imitasi.

Bisa dibayangkan perbedaan harga yang sangat signifikan. Seandainya beda harganya hanya Rp 20.000 atau Rp 30.000 masih realistis. Mohon tanggapannya Hypermart dan Philips Indonesia.  

Yazeruddin
Vila Gading Permai
Jl S Indragiri 1 No 15 RT 011/01
Semper Barat Jakarta Utara
yazeruddin@yahoo.com
081384770105
(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?