Senin, 07/07/2008 12:18 WIB
Satu dari Empat Orang Indonesia Menonton SCTV
Burhanudin - suaraPembaca
Jakarta -
Iklan SCTV di dua harian nasional pada tanggal 29 Juni 2008 dan tanggal 1
Juli 2008 merupakan bukti bahwa televisi swasta ini melakukan pembohongan publik. Berdasarkan riset Nielsen Media Riset yang menyatakan bahwa SCTV memiliki audiens share sebesar 23,3%. Hanya berdasarkan data ini saja mereka mengklaim bahwa SCTV ditonton oleh 1 dari 4 orang Indonesia.
SCTV benar-benar menganggap publik tidak mengetahui arti audiens share. Sudah jelas bahwa audiens share adalah jumlah orang yang menonton televisi pada periode tertentu. Jadi tidak bisa mengklaim bahwa 1 dari 4 orang Indonesia menonton televisi.
SCTV memakai data statistik untuk mengelabui masyarakat. Mereka memutarbalikkan fakta. Bahkan sampai mempermainkan publik. Sudah jelas tidak semua orang Indonesia memiliki televisi. Dan sudah jelas juga kalau tidak semua orang yang memiliki televisi menonton televisi pada periode tertentu tersebut. Lebih parah lagi ternyata riset Nielsen hanya di 12 Kota Besar di Indonesia.
Jadi SCTV telah memutarbalikkan fakta sebayak 3 kali. Dimulai dari mengatasnamakan hasil riset 12 kota untuk semua orang Indonesia memiliki televisi, mengatasnamakan hasil riset di 12 kota untuk semua orang menonton televisi, dan terakhir hasil riset di 12 kota untuk seluruh kota di Indonesia.
Saya berharap SCTV menghentikanlah upaya untuk membohongi publik demi iklan. Dan, Nielsen menghentikanlah data riset untuk mendukung SCTV mengklaim dan membohongi publik. Inilah kalau SCTV begitu memuja-muja riset Nielsen sampai data ini pun dipakai untuk membohongi publik.
Burhanudin
Jl Hasanudi No 18 Bandung
burdin@plasa.com
08122322756(msh/msh)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :