detikcom

Tidak Ingin Membeli Sepatu Donatello Lagi

Indah Noor Palupi - suaraPembaca
Selasa, 22/07/2008 13:39 WIB
Jakarta - Kebetulan kami sekeluarga senang menggunakan sepatu merk Donatello. Akhir tahun lalu kami bermaksud untuk membeli sepatu baru untuk saya dan suami. Satu bulan sebelumnya mertua dan anak saya juga baru membeli product Donatello.

Hari itu sudah larut. Maklum kalau membeli sepatu atau sandal harus yang benar-benar sreg di hati. Apalagi soal ukuran. Jadilah kami pembeli terakhir.

Jumlah yang akan dibeli sekitar Rp 500,000. Namun, tiba-tiba bagian kasir menegur kami dan mengatakan bahwa toko akan tutup. Saya dan suami benar-benar tersinggung dengan caranya menegur.

Kami hanya tinggal menunggu petugas mencari ukuran yang sesuai. Kami juga tidak ingin berlama-lama di sana.

Namun, apa yang dilakukan oleh kasir itu tidak seharusnya dilakukan pada pelanggannya. Seharusnya mereka dapat membantu kami bukannya malah mengusir kami dengan cara demikian. Sejak saat itu saya dan suami tidak ingin membeli Donatello lagi.

Semoga pihak Management Donatello dapat menyikapi hal ini. Agar tidak terulang pada pelanggan yang lain. Terima kasih.

Indah Noor Palupi
Permata Depok Regency B5/9 Depok Jawa Barat
indi_palupi@yahoo.com
081386732XXX


(msh/msh)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 05/03/2015 10:28 WIB
    Demam Akik dan Semangat Kemerdekaan
    Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya (bahan) batu permata jenis giok di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Tidak tanggung-tanggung berat giok yang ditemukan Usman (45th), seorang petani yang beralih profesi menjadi pencari batu permata ini diperkirakan seberat 20 ton.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?