detikcom

Suspend MKios Tanpa Pemberitahuan

Marlen H - suaraPembaca
Kamis, 24/07/2008 10:36 WIB
Jakarta - Saya sangat kecewa. MKios saya di-suspend tanpa pemberitahuan dari PT Sianyu Perkasa di Ruko Roxi Mas telepon 0216306078/ 79. Saya sudah komplain kepada Titi, operator teleponnya, dan meminta untuk bisa bicara dengan Leo, Yosep, atau Wendi, sang raja MKios di perusahaan ini agar menjelaskan kenapa tindakan suspend itu dilakukan tanpa pemberitahuan terlebih dulu.

Apakah saya kurang penjualannya. Atau karena apa sebab setok saya masih banyak. V20=78, V10=15, V50=10, dan As5=5, As10=5, AS25=8, As50=4.  

PT Sianyu ini bertindak sepihak. Saya sangat kecewa sekali. Apakah tindakan-tindakan seperti ini masih layak dipertahankan dalam bisnis sekarang ini yang mencerminkan tindakan otoriter dan tidak bermoral?

Inilah yang perlu kita waspadai bagi kawan-kawan yang masih berlangganan
dengan MKios Sianyu Perkasa.

Marlen H
Jl Haji Ten No 17 Rawamangun Jakarta Timur
marlenhutahaen@yahoo.com
0214700326, 081319531736


(msh/msh)

Share:
Baca Juga



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?