detikcom

Harga Vixion di Brosur dan Dealer Beda

axlFaris - suaraPembaca
Selasa, 26/08/2008 17:07 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Setelah melihat brosur yang disebarkan oleh pihak dealer Yamaha di kota Jombang saya tertarik untuk membeli Motor Yamaha Vixion yang pada brosur tertera harga 19,4 Juta.

Kemudian pada keesokan harinya saya sempatkan mampir ke dealer Yamaha tersebut. Alangkah terkejutnya ketika mendengar bahwa harga motor itu mencapai 22 jutaan. Itu pun masih harus indent.

Saya ingin tanyakan apakah semua dealer menerapkan harga seperti itu. Karena pada kenyataannya ketika saya mencoba mencari ke dealer lain baik di wilayah Jombang maupun di wilayah Mojokerto bahkan Lamongan semua seolah "kompak" dengan harga tersebut.

Saya mohon pihak YMKI (Yamaha Motor Kencana Indonesia) sebagai pemegang ATPM merk Yamaha bisa menjelaskan akan perihal tersebut. Terima kasih.

axlFaris
Jl RE Martadinata 29 Jombang
axl_faris@yahoo.com
08563113833

(msh/msh)

Share:
Baca Juga



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 05/03/2015 10:28 WIB
    Demam Akik dan Semangat Kemerdekaan
    Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya (bahan) batu permata jenis giok di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Tidak tanggung-tanggung berat giok yang ditemukan Usman (45th), seorang petani yang beralih profesi menjadi pencari batu permata ini diperkirakan seberat 20 ton.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?