detikcom

Penjelasan Penarikan di Teller Cabang Mandiri

Kartika Wirjoatmodjo - Senior Vice President - suaraPembaca
Rabu, 12/11/2008 14:37 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Menunjuk Suara Pembaca di detikcom tanggal 29 September 2008 dari Bapak Rudi A Sitepu yang menyampaikan pengaduan mengenai "Transaksi Harus di Bank Mandiri Asal", dengan ini kami ucapkan terima kasih atas masukan yang disampaikan.

Bank Mandiri telah menghubungi Bapak Rudi A Sitepu untuk menyampaikan penjelasan atas permasalahan yang terjadi. Bapak Rudi A Sitepu dapat menerima penjelasan yang disampaikan.

Penarikan tunai melalui Teller di Kantor Cabang selain Kantor Cabang Pembuka rekening tabungan harus menggunakan Kartu Mandiri dan melalui proses konfirmasi. Apabila penarikan tanpa menggunakan Kartu Mandiri maka batas maksimal penarikan hanya sebesar Rp 3,000,000.

Demikian tanggapan kami. Terima kasih atas kerja sama yang baik.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Kartika Wirjoatmodjo
Senior Vice President

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?