detikcom

Terima Kasih PLN Cabang Pondok Gede

Evan Hutajulu - suaraPembaca
Sabtu, 15/11/2008 10:44 WIB
Jakarta - Terima kasih saya ucapkan kepada PLN khususnya Cabang Pondok Gede yang telah merespon pengaduan gangguan listrik yang terjadi di rumah saya. Pada hari Kamis malam tanggal 13-11-08 saya melaporkan ke nomor telepon gangguan PLN 021 8488384 adanya penurunan voltase (kurang dari 220V) sehingga ada peralatan elektronik di rumah saya tidak berfungsi.

Dengan sigap petugas langsung datang melakukan perbaikan malam itu juga. Namun, karena ada kendala perbaikan diteruskan pagi harinya.

Hasilnya voltase di rumah saya sudah kembali normal. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak-bapak petugas gangguan listrik PLN Cabang Pondok Gede. Salut atas pelayanan anda.

Evan Hutajulu
Jl H Tekel No 27 RT 03/04
Kampung Pedurenan Jatiluhur Bekasi
evanh@telkom.co.id
021-82432374/ 021-70780799

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?