detikcom

Terima Kasih PLN Cabang Pondok Gede

Evan Hutajulu - suaraPembaca
Sabtu, 15/11/2008 10:44 WIB
Jakarta - Terima kasih saya ucapkan kepada PLN khususnya Cabang Pondok Gede yang telah merespon pengaduan gangguan listrik yang terjadi di rumah saya. Pada hari Kamis malam tanggal 13-11-08 saya melaporkan ke nomor telepon gangguan PLN 021 8488384 adanya penurunan voltase (kurang dari 220V) sehingga ada peralatan elektronik di rumah saya tidak berfungsi.

Dengan sigap petugas langsung datang melakukan perbaikan malam itu juga. Namun, karena ada kendala perbaikan diteruskan pagi harinya.

Hasilnya voltase di rumah saya sudah kembali normal. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak-bapak petugas gangguan listrik PLN Cabang Pondok Gede. Salut atas pelayanan anda.

Evan Hutajulu
Jl H Tekel No 27 RT 03/04
Kampung Pedurenan Jatiluhur Bekasi
evanh@telkom.co.id
021-82432374/ 021-70780799

(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?