detikcom

Penjelasan "Undian" Berhadiah dari XL

Myra Junor - GM Corporate Communication - suaraPembaca
Jumat, 28/11/2008 15:04 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Menanggapi keluhan Bapak Masesiyamto yang bertajuk "Memenangkan 'Undian' dari XL" yang dimuat di media Detik.Com pada tanggal 18 November 2008, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami.

Sehubungan dengan semakin maraknya upaya penipuan oleh pihak tertentu yang mengatasnamakan program berhadiah XL, kami dari manajemen PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) mengimbau agar seluruh pelanggan XL dan masyarakat lebih berhati-hati.

Terkait dengan upaya penipuan tersebut, perlu kami informasikan juga bahwa:

1. Untuk segala jenis undian berhadiah yang diselenggarakan oleh XL, pihak XL tidak pernah meminta imbalan berupa uang. Atau memberikan instruksi dalam bentuk apa pun yang menyatakan bahwa customer diminta untuk melakukan transfer ke rekening tertentu.

2. XL tidak pernah mengumumkan pemenang undian berhadiah melalui SMS. Pengumuman dilakukan melalui media massa, surat resmi, dan website resmi www.xl.co.id

Selanjutnya, atas setiap pemberitahuan berkait undian atau hadiah yang mengatasnamakan XL, kami mengimbau agar masyarakat dan seluruh pelanggan XL berhati-hati dan segera mengkonfirmasikan ke Customer Service XL dengan menelepon ke nomor (021) 579-59817 atau 817 dari nomor XL, atau melalui email CustomerService@xl.co.id.

Demikian kami sampaikan, terima kasih atas perhatiannya.

Hormat kami,
Myra Junor
GM Corporate Communication
PT Excelcomindo Pratama, Tbk

(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?