detikcom

Kenapa BRI Tidak Melayani Saat Jam Istirahat Kantor?

Icha - suaraPembaca
Kamis, 04/12/2008 13:50 WIB
Jakarta - Saya nasabah baru Bank BRI. Pembukaan rekening di BRI Kantor Cabang Pembantu (KCP) RS Cikini yang bertempat di Cikini Sentra Niaga (belakang Texas Fried Chiken). Entah mengapa hati kecil saya menyuruh saya posting cerita ini sebagai bentuk rasa tidak nyaman.

Dari awal pembukaan rekening saya gemas dengan layanan Customer Service yang sungguh amat sangat tidak gesit menyelesaikan setiap proses. Sampai kepada saat pengambilan kartu ATM di mana amplop tertutup berisi ATM saya dibuka oleh Customer Service tanpa persetujuan saya.

Bulan berikutnya ketika saya akan setor tunai dikarenakan cabang ini terdekat dengan lokasi saya bekerja saya mengambil jam makan siang untuk mampir ke KCP Bank BRI ini. Saya sampai di Bank BRI pukul 12.50 dan bank kosong. Hanya ada seorang security sambil duduk di bangku dan dia menyapa saya, "bisa dibantu Bu?'

Saya jawab, "mau ke teller, Pak". Dan, kaget bukan main waktu security menjawab (tetap sambil duduk santai), "sedang istirahat, Bu, kalau Ibu mau tunggu duduk aja. Kalo enggak ya besok lagi aja dateng," dengan nada yang sedikit "nyemprot" saya.

Walah. Emosi langsung saya tapi saya berusaha tenang. Saya tanya, "sampai jam berapa, Pak?" Dijawab, "ini kan baru jam 1, ya paling jam 2 baru dateng
tellernya," dengan tetap duduk dan sama sekali tidak menjawab dengan ramah. Saya kesal dan kembali ke kantor serta membatalkan rencana transaksi hari itu.

Dua hari kemudian saya mampir ke BRI KCP Taman Galaxi Indah - Bekasi. Kebetulan cabang baru buka. Saat setor tunai saya coba tanya ke tellernya, "Mbak, di sini itu kalo istirahat tellernya tutup ga?" Dijawab sama Mbak teller, "iya, donk Bu". Saya diem.

Layanan perbankan yang lain bisa back up transaksi saat jam-jam istirahat. Kenapa BRI bisa menutup loket teller justru di saat waktu-waktu senggang tersebut. Sungguh ironis menurut saya karena tadinya saya berpikir BRI itu bank yang cukup bisa dipercaya baik kualitas layanan maupun keamanannya.

Salam,
Icha
Jl Kepodang D97 Bekasi
pricilla_ritz@yahoo.com
08111903866

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Poling Index »

John F Kennedy menyatakan "My loyality to my party ends where my loyality to the country begins" VS Megawati yang mengatakan "Presiden dan wapres memang sudah sewajarnya menjalankan garis kebijakan politik partai". Pilih mana?