detikcom

Berharap BCA Murah Hati karena Kesalahan Informasi Call Center

Helena LS - suaraPembaca
Senin, 19/01/2009 11:41 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Saya adalah pemegang kartu kredit BCA nomor 4835 4501 0121 XXXX atas nama Helena Lovina Siahaan. Saya mohon bantuan BCA atas kesalahan informasi Call Center BCA yang saya hubungi pada tanggal 5 Januari 2009, malam harinya.

Saat itu saya menghubungi Call Center (CC) malalui Halo BCA di nomor 02152999888 dan diterima oleh salah seorang agent-nya (saya lupa namanya, tetapi saat itu yang menerima laki-laki). Tujuan saya menghubungi adalah untuk tahu tagihan pada bulan berjalan karena keesokan harinya berniat membayar kewajiban saya.

Agent BCA pun memberitahukan total tagihan saya untuk bulan berjalan yaitu sebesar Rp 498,116. Dan, saya lebih dari sekali sudah menanyakan kepada agent tersebut apakah tagihan tersebut sudah total keseluruhan. Si agent pun menjawab jumlah yang sama dan dia menambahkan bahwa Tagihan Kartu kredit saya belum dicetak karena kantor saat itu baru beroperasi normal (saya bisa mengerti karena memang saat itu baru saja selesai libur Natal dan Tahun Baru).

Keesokan harinya (6 Januari 2009) saya pun membayar kartu kredit melalui BCA Cabang Pondok Gede sebesar Rp 500,000 + biaya berita acara sebesar Rp 5,000. Beberapa hari dari tanggal 6 Januari tersebut tagihan kartu kredit pun saya terima.

Akan tetapi ketika saya periksa total tagihan minimum yang harus saya lunasi ternyata Rp 501,116. Berbeda dengan jumlah yang disebutkan oleh agent Call Center BCA tersebut (ada selisih Rp 3,000). Setelah saya analisa kemungkinan besar biaya materai sebesar Rp 3,000 tidak ikut dihitung oleh agent tersebut.

Saya berharap karena kesalahan informasi yang dilakukan oleh Agent Call Center BCA pihak BCA bermurah hati tidak mengenakan denda atau bunga komulatif dari kekurangan minimum payment sebesar Rp 1,116 mengingat selama ini saya selalu melakukan pembayaran secara full payment dan sebelum tanggal jatuh tempo.

Saya mohon agar pihak BCA dapat segera mengoreksi hal ini. Saya mohon juga tanggapan dari BCA. Terima kasih.

Hormat saya,
Helena LS
Alamat lengkap ada pada redaksi

(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?