detikcom

Hilang Selera Makan Jadinya di Rumah Makan Mang Engking

Yatri Hapsari - suaraPembaca
Kamis, 22/01/2009 19:00 WIB
Jakarta - Pada tanggal 31 Desember 2008 sekitar pukul 12 kami sekeluarga hendak makan siang di Rumah Makan (RM) Mang Engking Depok. Sesampainya di sana kami langsung memesan makanan. Termasuk udang bakar madu dan gurame gorengnya.

Sayangnya, ketika saya sedang asyiknya makan saya menemukan lalat yang sudah gosong (sepertinya dimasak bersama salah satu lauk di atas). Hilang selera makan saya jadinya. Saya panggil pelayan yang kebetulan lewat untuk menanyakan hal ini. Mas tersebut bilang lalat tersebut ada pada masakan yang mana dan dia akan bawa piring yang berisi lalat gosong tersebut ke dapur.

Tunggu punya tunggu Mas pelayan tersebut tidak datang lagi sampai kami selesai makan. Akhirnya pada saat kami mau bayar di kasir kembali saya tanyakan masalah lalat ini pada Mbak pelayan (berpakaian hitam).

Mbak ini masuk ke dalam yang untuk menanyakan masalah ini. Tapi, sampai lama dan ketika dia kembali malah duduk tanpa memberikan permintaan maaf atau pun penjelasan.

Kembali saya tanyakan pada Mbak tersebut, ketika ada bapak-bapak yang lewat (sepertinya atasannya) Mbak tersebut dengan santainya bilang, "Pak, gimana tuh ada yang protes makanannya ada lalat?"

Bapak tersebut bilang akan menggantinya dengan gurame goreng sambil mengatakan bahwa mungkin lalat dari luar (bukan berasal dari masakan mereka) dan dia sudah beli obat pembasmi lalat seharga 400 ribu rupiah.

Bagaimana mungkin saya mau makan gurame yang kemungkinan besar tidak higienis itu. Bapak ini berpikir dia dapat menyelesaikan masalah hanya dengan mengganti dan menuduh saya mengada-ada dengan masalah lalat ini. Padahal saya cuma ingin mendengar penjelasan dan permintaan maaf.

Akhirnya kami tinggalkan RM Mang Engkin tanpa menerima makanan yang dijanjikan (saya tidak mencari keuntungan di sini dengan risiko makanan tersebut ada lalatnya lagi). Saya menyesalkan RM Mang Engking yang sudah laris ini ternyata mutu kebersihannya tidak terjamin dan profesionalitasnya dalam melayani tamu sangat menyedihkan.

Yatri Hapsari
Jl Duta 3 No 14 RT 05 RW 14 Depok
yatri0703@yahoo.com
08128976849

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
85%
Kontra
15%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?