detikcom

Dalam Waktu 7 Bulan Axioo Dua Kali Ganti Motherboard

Hendry Lbn Gaol - suaraPembaca
Kamis, 05/02/2009 14:01 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Pertengahan tahun yang lalu, tahun 2008, laptop Axioo saya mengalami kerusakan. Setelah dianalisa oleh teknisi di Axioo Center Mangga Dua Square, Service center resmi dari laptop Axioo, diambil kesimpulan bahwa kerusakan pada pencahayaan yang kurang bagus di monitornya disebabkan oleh rusaknya motherboard. Kadang warna tampilan di layar monitor menguning dan noise.

Setelah negosiasi maka saya disarankan untuk mengganti motherboard-nya sebagai solusinya. Dengan Harga 1,900,000 rupiah. Harga yang cukup mahal. Akhirnya laptop itu bisa diperbaiki.

Setelah dipakai enam bulan maka masalah lain timbul yaitu suara di speaker-nya menjadi tidak jelas. Dan kemarin pada tanggal 3 Februari 2009 kembali saya bawa ke service center di mana saya membeli motherboard-nya dulu.

Sungguh sangat mengecewakan cara kerja Service Center Axioo ini. Say disarankan untuk kembali mengganti motherboard-nya. Masalahnya ada pada chipset sound card-nya.

Bagaimana mungkin saya bisa mengganti motherboard-nya lagi dengan yang baru? Dalam waktu 7 bulan saya harus mengganti dua kali motherboard, dengan harga 2,000,000 untuk kerusakan kali ini.

Opsi lain yang ditawarkan adalah dengan memberikan saya saran menambahkan dengan membeli sendiri souncard USB. Dengan alasan motherbard saya yang dulu sudah lewat garansi, yaitu selama 3 bulan.

Saya baru menyadari kalau laptop Axioo memang benar-benar murahan. Spare part-nya hanya mampu bertahan 6 bulan saja. Menurut teknisi yang menangani bahwa Service Center tidak menangani masalah service.

Hendry Lbn Gaol
Blok G4 No 26 Taman Sentosa Cikarang
h2_oi@yahoo.com
08121085649

(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?