detikcom

Hilang Sudah Kenyamanan Bis 'Executive Class' Rosalia Indah

Wigi - suaraPembaca
Kamis, 05/03/2009 11:30 WIB
Jakarta - Tanggal 3/3/2009 saya pulang dari Solo naik Bis Rosalia Indah 'Executive Class' dengan jurusan Pulo Gadung (nomor polisi AD 1693 nomor bis 250). Ssekedar informasi di dalam bus hanya ada 13 penumpang.

Kekecewaan saya timbul waktu bis tiba-tiba berhenti di tengah perjalanan (daerah Pemalang). Saya dikasih tahu oleh Kondektur bahwa bis rusak dan penumpang diminta untuk pindah bis (saya tidak tahu apakah bener rusak atau enggak).

Saya kesel sebab semua penumpang Executive diminta pindah ke bis kelas Bisnis. Niat saya dari awal membeli tiket Executive karena saya mau perjalanan saya nyaman sampai tujuan. Saya merasa dirugikan sekali (kelas Executive dengan kelas Bisnis jelas-jelas berbeda kenyamanannya. Masa saya bayar tiket Executive dikasihnya Bisnis).

Rosalia Indah adalah perusahaan otobis yang bagus. Tidak seharusnya mereka memperlakukan penumpang dengan cara seperti ini. Setelah berdebat agak lama dengan kondektur bersama sebagian penumpang (karena sebagiannya lagi mau dipindah ke bis kelas Bisnis) akhirnya saya dipindah ke bis dengan kelas yang sama tapi berbeda jurusan (bis yang baru ini jurusannya Rawa Mangun - Lebak Bulus, Executive juga).

Tapi, ternyata hal ini tidak mengurangi kekecewaan saya terhadap bis Rosalia Indah. Saya diminta duduk di depan tanpa selimut atau pun bantal (sama saja
nih, hilang sudah kenyamanan yang saya beli dari awal).

Dari Pemalang sampai Jakarta saya benar-benar tidak merasa nyaman (tidak bisa tidur, kedinginan). Terakhir dan paling mengecewakan sampai-sampai saya harus berantem dengan saudara saya (yang menjemput saya di Pulo Gadung). Saya diturunkan di pinggir jalan (bukan di terminal Rawa Mangun) di daerah Rawa Sari - Rawamangun.

Saya mohon kepada pihak Rosalia Indah untuk bisa memperbaiki pelayanannya terhadap penumpang. Saya sangat kecewa dan tidak luput juga saya ucapkan terima kasih karena pihak Rosalia indah telah memberi saya pengalaman yang cukup berkesan di hati saya. Bahwa Rosalia Indah tidak jauh beda dengan bus-bus (bermasalah) lainnya. Tidak profesional dalam memberikan pelayanan yang baik kepada para penumpangnya.

Seharusnya perusahaan sekelas Rosalia Indah tidak layak memberikan pelayanan macam begini. Terima kasih.

Wigi
Jl Setia Agung VII Jakarta Utara
bhenitaz@gmail.com
08176307166

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?