detikcom

Manorian Travel Makassar Nakal (Menaikkan Harga Tiket)

Harseno Ridhol Haqqi - suaraPembaca
Selasa, 10/03/2009 13:42 WIB
Jakarta - Pada tanggal 4 Maret 2009 saya membeli tiket Merpati Air PP jurusan Makassar - Yogya di Manorian Travel Makassar. Jadwalnya adalah berangkat tanggal 6 Maret 2009 pukul 18.10 dengan nomor penerbangan MZ709 dan pulang tanggal 10 Maret 2009 pukul 06.05 dengan nomor penerbangan MZ708.

Pada saat itu saya membayar Rp 1,700,000,00 PP tanpa ada perasaan apa-apa karena memang saya tidak tahu menahu harga tiket yang saya beli (nota pembelian masih saya simpan dengan baik). Namun, sempat muncul kecurigaan.

Tiket print out yang diberikan pihak Manorian hanya 1 (satu) lembar. Padahal jelas-jelas tercantum bahwa print out tiket ada 2 lembar (terdapat tulisan Page 1 of 2). Namun, saya hanya berbaik sangka pada Manorian. Berharap tidak ada yang perlu dicemaskan.

Baru belakangan saya mengetahui. Sewaktu check in untuk flight pertama di Bandara Hasanuddin bahwa pihak Manorian telah menaikkan harga tiket saya di luar harga resmi Merpati Air. Pihak Merpati menyatakan bahwa harga tiket Makassar - Yogya PP saya hanya sebesar Rp 1,447,200,00.

Begitu kagetnya saya karena sebagai travel agent seharusnya Manorian tidak menaikkan harga tiket di luar harga resmi Merpati, karena memang keuntungan travel agent hanya didapat dari komisi pihak airlines.

Pihak Merpati Air juga menyatakan bahwa saya merupakan orang kedua pada flight Makassar - Yogya itu yang telah "dipermainkan" oleh Manorian. Tidak menutup kemungkinan masih ada korban setelah saya.

Berapa keuntungan tambahan yang didapat jika 1 (satu) tiket saja bisa meraup tambahan sebesar RpĀ  126,400,00? Berapa orang yang telah mengalami kerugian seperti saya? Apa Manorian sengaja mempertaruhkan nama baiknya hanya untuk keuntungan semata?

Kepada pihak Manorian saya minta pertanggungjawaban anda. Saya tidak lagi akan membeli tiket pada travel agent nakal. Kepada pihak Merpati Air dan perusahaan penerbangan lainnya agar memberikan sanksi tegas kepada travel agent nakal yang menaikkan harga tiket di luar harga resmi. Terima kasih.

Harseno Ridhol Haqqi
Jl Raya Pendidikan Kompleks IKIP Blok D3/14C Makassar
ridholhaq@yahoo.com
081 2258 6658

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 05/03/2015 10:28 WIB
    Demam Akik dan Semangat Kemerdekaan
    Beberapa waktu lalu masyarakat dihebohkan dengan ditemukannya (bahan) batu permata jenis giok di Kabupaten Nagan Raya, Aceh. Tidak tanggung-tanggung berat giok yang ditemukan Usman (45th), seorang petani yang beralih profesi menjadi pencari batu permata ini diperkirakan seberat 20 ton.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?