detikcom

Pengambilan Dana Simponi BNI Urusannya Panjang dan Lama

Edi Chandra - suaraPembaca
Rabu, 11/03/2009 15:52 WIB
Jakarta - Saya adalah nasabah Simponi BNI dengan No Rek 792231961. Oleh karena kebijakan Management Perusahaan kami dipaksa putus hubungan kerja (PHK) per tanggal 1 Maret 2008. Saya mau mengambil dana Simponi di Bank BNI Cabang Proklamasi Padang

Saya diterima oleh Customer Service Ibu Reni. Beliau menyarankan membuat surat kuasa yang ditujukan ke DPLK BNI Jl Jenderal Sudirman Jakarta untuk mendebet Dana Simponi saya per tanggal 6 Januari 2009. Beliau juga mengatakan bisa mendebet dana tetapi tidak hasil pengembangannya.

Tetapi, sudah hampir 2 (dua) bulan belum ada kabar berita tentang Dana Simponi saya tersebut sampai tanggal 10 Maret 2009 sore saya ditelepon Customer Service BNI Padang dengan Bapak Teddy.

Surat saya dikembalikan karena fotokopi KTP lupa ditandatangani. Akhirnya saya menemui Bapak Teddy dan menandatanganinya. Surat saya dikirim lagi ke Jakarta dan menunggu lagi.

Saya sangat kecewa sekali karena di zaman perbankan yang serba on line untuk mendebet Dana Simponi saja butuh waktu 2 (dua) bulan lebih. Atau apakah memang disengaja bila nasabah mengambil dana urusannya panjang dan lama.

Edi Chandra
d/a PT Kimia Farma
Jl Proklamasi No 24 Padang
Telp 0751 8203515
Hp 0812 672 5382
Email: edichandra@rocketmail.com

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%
Poling Index »

Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) melaporkan 'dana siluman' yang muncul dalam APBD DKI sejak tahun 2012 ke KPK. Setujukah Anda dengan tindakan Ahok ini?