detikcom

Jawaban aetra Mengenai Keluhan Pelanggan di detik.com

Margie E Tumbelaka - Manager Komunikasi - suaraPembaca
Jumat, 05/06/2009 09:19 WIB
FOTO: /aetra.co.id
Jakarta - Kami menerima dengan baik surat keluhan pelanggan kami (PT Aetra Air Jakarta) melalui Detik.Com. Berkenaan dengan hal tersebut, bersama ini kami sampaikan informasi berikut:

1. Pelanggan, Nomen 50002040, dengan pelapor Ign Budi Santoso, Jl. Cipinang Baru Bunder Rt 01/01 No. 5 Komplek Kehakiman Jakarta Timur dengan e-mail: budi@digi.net.id dengan telp. (021) 68624611, tentang Pemutusan Sementara, yang disampaikan pada 19 Agustus 2008. Aetra telah menyelesaikan permasalahan ini pada tanggal 27 Agustus 2008. Aetra telah mengkonfirmasikan ke pelanggan lewat e-mail pada tanggal 11 Mei 2009.

2. Pelanggan, nomen 20029301, dengan pelapor Aryo Bayu, Jl. Rawasari Barat No. E267 Jakarta Pusat dengan e-mail: igor1982@yahoo.com, no telp 4243140 tentang Penyegelan Meter karena Tunggakan Rekening "Tagihan Sudah Dibayar", yang disampaikan Sabtu, 20 September 2008. Kami sampaikan bahwa sehari sebelum pemuatan surat tersebut (19
September 2008), Aetra telah mengkonfirmasikan ke pelanggan lewat e-mail pada tanggal 11 Mei 2009.

3. Pelapor an Ibu Anna, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur dengan e-mail: delina_ann@yahoo.com di 081321621690 tentang Keluhan Air Mati yang sudah 4 hari, yang disampaikan pada 26 Mei 2008. Berkenaan tidak ada Nomen pelanggan atau pun alamat jelasnya, kami pun tidak dapat menampilkan perkembangan penyelesaian permasalahan ini secara tepat. Namun Aetra sudah melakukan pengecekan kepada beberapa pelanggan di lokasi tersebut dan dapat dipastikan bahwa saat ini air sudah
mengalir normal.

Demikian informasi kami sampaikan. Semua informasi dan keluhan pelanggan menjadi masukan yang sangat berharga bagi kami untuk peningkatan pelayanan kami. Untuk pertanyaan atau pun informasi selanjutnya dapat menghubungi Contact Center Aetra 24 jam di (021) 5772010.

Terima kasih.

Hormat kami,
PT Aetra Air Jakarta
Margie E Tumbelaka
Manager Komunikasi


(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
42%
Kontra
58%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?