detikcom

Sungguh Luar Biasa Layanan Service Delivery KFC 14022

Herman - suaraPembaca
Senin, 21/09/2009 11:17 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Sungguh luar biasa layanan Delivery KFC Jakarta. Kronologinya begini.

Pada 20 September 2009 jam 18.15 sore saya memesan paket Small Feast lewat Call Center KFC 14022. Kemudian dikonfirmasi balik oleh salah satu staff dari outlet yang di Jalan Daan mogot lima menit kemudian. Oleh si staff tersebut meminta saya untuk menunggu kira-kira satu setengah jam. Saya pun mengatakan oke.

Setelah menunggu hampir tiga jam makanan pun tak kunjung datang. Lalu, saya menelepon kembali ke KFC Cabang Daan Mogot untuk cek status pengiriman. Teleponnya diangkat oleh salah satu staff. Setelah dicek katanya tidak ada pesanan saya.

Saya jadi heran. Sudah dikonfirmasi dari oulet KFC Daan mogot tetapi bisa tidak ada record pesanan saya. Lalu, saya menelepon kembali ke Call Center 14022. Setelah di-cross check ternyata record pesanan saya ada. Ini sungguh aneh sistem kerja di KFC. Pesan lewat Call Center lalu dikonfirmasi oleh outlet terdekat kemudian di-cross check lagi bisa tidak ada record.

Kalau memang tidak berniat jualan jangan menawarkan menggunakan service delivery. Saya merasa sangat dirugikan membuang waktu saya tiga jam hanya menunggu yang tidak ada hasil. Saya mohon tanggapan dari pihak KFC. Sekalian terima kasih.

Herman
Jl Dr Susilo II No 362
Grogol Jakarta Barat
heinz_goh99@yahoo.com
08170880668


(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?