detikcom

Sekiranya Bank Mega Menyediakan Call Center dengan Nomor Lokal

Imam Budiono - suaraPembaca
Jumat, 30/10/2009 11:37 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Saya adalah pemakai kartu kredit Gold Bank Mega nomor 4201 9201 3943 xxxx. Tanggal cetak tagihan tanggal 28 setiap bulannya. Kebiasaan saya selalu mengecek tagihan melalui Call Center kartu kredit Bank Mega.

Kebiasaan saya itu baik sebelum atau setelah tanggal cetak di nomor 021 79175555 untuk kepastian total tagihan setiap bulannya. Bila menunggu kiriman billing statement takut terlambat dalam pengirimannya.

Tanggal 28 Oktober 2009 sekitar pukul 09.00 saya menelepon nomor Call Center sampai tiga kali. Setiap nada tunggu sekitar lima menit telepon terputus sebelum terhubung dengan Customer Service. Setelah telepon ketiga akhirnya terhubung juga dengan Customer Service.

Semula tujuan saya menelepon untuk menanyakan jumlah tagihan akhirnya berubah menjadi penutupan kartu. Saya terlanjur kecewa dengan nomor telepon Call Center tersebut. Perlu diketahui bahwa posisi saya berada di Surabaya. Apabila saya menelepon ke Jakarta sulit untuk terhubung ke Customer Service maka saya mengeluarkan biaya telepon sia-sia untuk interlokal.

Setelah saya tanyakan ke Customer Service perihal total tagihan akhirnya sekitar pukul 11.00 saya datang ke Bank Mega Darmo Surabaya untuk melakukan penutupan kartu. Walaupun dalam tagihan ada cicilan tetap untuk 15 bulan ke depan saya minta dihitung semua tagihan beserta biaya yang timbul dari pelunasan angsuran tersebut.

Saya sudah terlanjur kecewa dengan pelayanan nomor Call Center kartu kredit Bank Mega. Mohon sekiranya masalah ini dapat jadi perhatian Management Bank Mega untuk menyediakan Call Center dengan nomor lokal di wilayah masing-masing kota. Terima kasih.

Imam Budiono
(081.1329.619)
Surabaya


(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
82%
Kontra
18%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?