detikcom

Penjelasan Keluhan ATM BRI Pengganti Menunggu Kabar dari Jakarta

Hartono Sukiman - Kepala Divisi - suaraPembaca
Selasa, 10/11/2009 17:08 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Menanggapi keluhan yang disampaikan Bapak Aan Priyo Basuki tanggal 28 Agustus 2009 mengenai "Mendapat Jawaban Kartu ATM BRI Pengganti Menunggu Kabar dari Jakarta" kami telah menghubungi yang bersangkutan untuk menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami dan memberikan penjelasan mengenai hal tersebut.

Yang bersangkutan menanggapi dengan baik dan saat ini masalah tersebut telah terselesaikan.

Sebagai Bank yang terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap nasabahnya, BRI senantiasa menampung dan merespon keluhan nasabah demi tercapainya pelayanan yang prima dan konsisten.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
Divisi Sekretariat Perusahaan
Hartono Sukiman
Kepala Divisi



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?