detikcom

Penjelasan Keluhan Keanehan Kartu 3 (Three) MU

SB Diah Pudjiastuti - Head of Customer Operations - suaraPembaca
Rabu, 02/12/2009 17:06 WIB
FOTO: /triojayamandiri
Jakarta - Menanggapi keluhan dari Bapak Azmi Yudianto yang dimuat di Detik.com tertanggal 30 November 2009, dengan ini kami informasikan bahwa kami telah berhasil menghubungi beliau dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Bapak Azmi Yudianto dan mengucapkan terima kasih atas masukan yang telah disampaikan.

Apabila Bapak Azmi Yudianto memiliki pertanyaan atau pun saran mengenai layanan kartu 3, silahkan menghubungi kami ke 200 dari kartu prabayar 3, atau ke nomor 089644000200 dari PSTN dan operator laain, serta melalui email ke 3care@three.co.id.

Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

SB Diah Pudjiastuti
Head of Customer Operations
Hutchinson CP Telecommunications

(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?