detikcom

Perbaikan dan Evaluasi Harga Langganan Speedy Untuk Bapak Moh Badai

Retno Dyah Arumsari - Manajer Divisi Komunikasi - suaraPembaca
Rabu, 09/12/2009 14:57 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Menanggapi surat pembaca Bapak Moh Badai yang dimuat Detik.Com tanggal 26 Nopember 2009 dengan judul "Membutuhkan Perbaikan Serta Evaluasi Harga Langgan Speedy", atas nama Manajemen TELKOM Divre II Jakarta, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan TELKOM yang Bapak rasakan.

Dapat kami jelaskan bahwa Bapak Moh Badai memilih layanan Speedy paket promo dengan Gimmick Free abonemen pada bulan ke satu setelah aktifasi dan diskon abonemen Rp
125.,000 + PPN 10% dari tagihan bulan ke dua. Setelah itu tagihan akan berubah menjadi normal kembali sebesar Rp 195,000 + PPN 10% pada bulan berikutnya.

Telkom telah menjelaskan kepada Bapak Moh Badai atas permasalahan yang dialami dan yang bersangkutan dapat menerima penjelasan tersebut. Dengan demikian permasalahan Bapak Moh Badai telah diselesaikan dengan baik.

Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kepercayaan Bapak kepada TELKOM kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Retno Dyah Arumsari
Manager Divisi Komunikasi DIVRE II Jakarta

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?