detikcom

Perbaikan dan Evaluasi Harga Langganan Speedy Untuk Bapak Moh Badai

Retno Dyah Arumsari - Manajer Divisi Komunikasi - suaraPembaca
Rabu, 09/12/2009 14:57 WIB
FOTO: /ist.
Jakarta - Menanggapi surat pembaca Bapak Moh Badai yang dimuat Detik.Com tanggal 26 Nopember 2009 dengan judul "Membutuhkan Perbaikan Serta Evaluasi Harga Langgan Speedy", atas nama Manajemen TELKOM Divre II Jakarta, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan TELKOM yang Bapak rasakan.

Dapat kami jelaskan bahwa Bapak Moh Badai memilih layanan Speedy paket promo dengan Gimmick Free abonemen pada bulan ke satu setelah aktifasi dan diskon abonemen Rp
125.,000 + PPN 10% dari tagihan bulan ke dua. Setelah itu tagihan akan berubah menjadi normal kembali sebesar Rp 195,000 + PPN 10% pada bulan berikutnya.

Telkom telah menjelaskan kepada Bapak Moh Badai atas permasalahan yang dialami dan yang bersangkutan dapat menerima penjelasan tersebut. Dengan demikian permasalahan Bapak Moh Badai telah diselesaikan dengan baik.

Demikian disampaikan. Atas perhatian dan kepercayaan Bapak kepada TELKOM kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Retno Dyah Arumsari
Manager Divisi Komunikasi DIVRE II Jakarta

(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?