detikcom

Apakah Kantor Pusat Carrefour Libur Setiap Hari

Jimmy Wijaya - suaraPembaca
Jumat, 22/01/2010 17:27 WIB
Jakarta - Keperluan saya menghubungi Carrefour adalah untuk mencari tahu kepada siapa saya bisa berbicara perihal penyewaan lokasi usaha di Gedung Carrefour. Akan tetapi Kantor Pusat Carrefour Indonesia yang beralamat di Lebak Bulus Jakarta Selatan sangat sulit dihubungi. Baik melalui telepon atau didatangi langsung.

Jika ditelepon ke 021 27585800 jam kerja dari pagi sampai sore semua extension tidak ada yang menjawab (1-Merchandise, 2-Aset Development, 3-Divisi Lain). Saya juga sudah mengirimkan email ke lebak_bulus@carrefour.com tapi belum mendapatkan tanggapan.

Hari ini saya mencari siapa yang bisa membantu saya langsung di kantor Lebak Bulus. Tapi, saya dipingpong sana sini satu harian tanpa dapat bertemu dengan orang yang dapat bertanggung jawab untuk penyewaan areal usaha. Ditelepon tidak ada yang angkat. Disambangi tidak ada yang kerja di kantor. Apakah Kantor Pusat Carrefour saat ini sedang tutup sehingga tidak ada yang melayani penyewaan lokasi usaha di gedung-gedungnya?

Mohon pihak Carrefour memberikan fasilitas yang jelas untuk bisa dihubungi. Saya membutuhkan informasi yang jelas siapa yang dapat dihubungi, nomor telepon yang jelas (bukan hotline), dan kapan bisa dihubungi atau bertemu. Terima kasih.

Jimmy Wijaya
Cidodol A/19 Jakarta Selatan
laperaje@hotmail.com
08811216880


(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 31/03/2015 07:06 WIB
    Warisan yang Harus Diganti
    Kemacetan yang terjadi di beberapa kota besar seperti DKI Jakarta sudah merupakan suguhan yang biasa buat orang-orang yang tinggal atau bekerja di kota tersebut maupun di daerah sekitarnya (Bodetabek).
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%
Poling Index »

Siapakah yang Anda anggap benar dalam kasus APBD DKI 2015?