detikcom

Apakah Kantor Pusat Carrefour Libur Setiap Hari

Jimmy Wijaya - suaraPembaca
Jumat, 22/01/2010 17:27 WIB
Jakarta - Keperluan saya menghubungi Carrefour adalah untuk mencari tahu kepada siapa saya bisa berbicara perihal penyewaan lokasi usaha di Gedung Carrefour. Akan tetapi Kantor Pusat Carrefour Indonesia yang beralamat di Lebak Bulus Jakarta Selatan sangat sulit dihubungi. Baik melalui telepon atau didatangi langsung.

Jika ditelepon ke 021 27585800 jam kerja dari pagi sampai sore semua extension tidak ada yang menjawab (1-Merchandise, 2-Aset Development, 3-Divisi Lain). Saya juga sudah mengirimkan email ke lebak_bulus@carrefour.com tapi belum mendapatkan tanggapan.

Hari ini saya mencari siapa yang bisa membantu saya langsung di kantor Lebak Bulus. Tapi, saya dipingpong sana sini satu harian tanpa dapat bertemu dengan orang yang dapat bertanggung jawab untuk penyewaan areal usaha. Ditelepon tidak ada yang angkat. Disambangi tidak ada yang kerja di kantor. Apakah Kantor Pusat Carrefour saat ini sedang tutup sehingga tidak ada yang melayani penyewaan lokasi usaha di gedung-gedungnya?

Mohon pihak Carrefour memberikan fasilitas yang jelas untuk bisa dihubungi. Saya membutuhkan informasi yang jelas siapa yang dapat dihubungi, nomor telepon yang jelas (bukan hotline), dan kapan bisa dihubungi atau bertemu. Terima kasih.

Jimmy Wijaya
Cidodol A/19 Jakarta Selatan
laperaje@hotmail.com
08811216880


(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?