detikcom

Deaktivasi Layanan SMS JN News untuk Bapak Triyandi Mulkan

Ricardo Indra - GM Corporate Communications - suaraPembaca
Jumat, 26/03/2010 14:46 WIB
FOTO: /ilustrasi ist.
Jakarta - Menanggapi surat pembaca Bapak Triyandi Mulkan pada detik.com mengenai layanan SMS JN News dapat kami sampaikan bahwa kami telah memberikan solusi dengan langsung melakukan deaktivasi layanan tersebut dan pihak JN News juga telah mengkonfirmasi penghentian pengiriman SMS. Mohon maaf atas ketidaknyaman ini.

Pelanggan Telkomsel dapat menikmati berbagai layanan mobile lifestyle seperti BlackBerry Internet Service (BIS), T-Cash Mobile Wallet, TELKOMSELFlash, TelkomselGO! (aplikasi   e-mail dan chatting), Telkomsel Pelindung Dataku, NSP1212, Full Track Download (FTD) untuk lagu melalui layanan www.langitmusik.com, Telkomsel Mobile Advertising, dan lain sebagainya.

Beragam informasi produk serta fitur layanan tambahan lainnya dapat diakses melalui layanan selfcare interaktif menggunakan menu browser, dengan cara menekan*116#
(simPATI dan kartuAS) dan *111# (kartuHALO) dari ponsel anda, atau e-mail ke cs@telkomsel.co.id dan CS ONLINE di website kami www.telkomsel.com.
 
Terima kasih atas kepercayaan Bapak menggunakan beragam layanan Telkomsel. Kepuasan pelanggan selalu menginspirasi kami untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan layanan ke depan.

Ricardo Indra
GM Corporate Communications
Telkomsel



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?