detikcom

New Jupiter Z Belum Tiga Bulan Sudah Turun Mesin

Youke - suaraPembaca
Senin, 19/04/2010 12:00 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Jupiter saya belum ada tiga bulan sudah turun mesin. Padahal saya servis rutin di bengkel resmi dan pakai oli mesin Yamalube. Jangan-jangan produk baru ini belum teruji dan terlalu dipaksakan untuk dipasarkan.

Terus terang saya merasa dirugikan sekali karena pengeluaran jadi bertambah besarrrr. Mana lama sekali perbaikannya (info mekanik sekitar satu bulan).

Sebagai konsumen jelas saya dirugikan karena kesalahan murni dari pabrikan Yamaha. Seandainya motor Jupiter tersebut saya jual lagi pasti susah sekali lakunya karena sudah pernah turun mesin.

Bagaimana ini Yamaha. Anda telah merugikan saya tapi kok tidak ada tanggapan sama sekali padahal saya ini konsumen yang jelas-jelas sangat dirugikan. Terima kasih.

Youke
Dusun Unggahan RT004/RW007
Banjar Agung Puri Mojokerto Jawa Timur
youke_nia@yahoo.com
081335855562


(msh/msh)

Share:



Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: sales[at]detik.com,
    Suara Pembaca Terbaru Index »
    OpiniAnda Index »
    • Jumat, 17/05/2013 08:56 WIB
      KBT, Benahilah Sebelum Terlambat
      "Carilah ilmu sampai ke negeri China" demikian pesan Nabi. Hemat saya, Hadis Nabi itu sarat makna filosofis yang amat mendalam. Sedemikian pentingnya belajar ilmu tentang kebaikan sehingga jarak dan waktu tidak menjadi soal.
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Poling Index »

    Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?