detikcom

BlackBerry Garansi Berindo Ternyata Tidak Bergaransi

Aan Rosmaliana - suaraPembaca
Jumat, 07/05/2010 11:50 WIB
Jakarta - Sepuluh hari yang lalu kami membeli 2 buah BlackBerry di salah satu Toko ITC Fatmawati. Yang satu Garansi AXIS dan yang satu Garansi Berindo. Yang garansi AXIS tidak masalah.

Tapi, yang garansi Berindo pada hari ke-12 bermasalah. Tiba-tiba display hilang. Sampai akhirnya di layar hanya warna putih. Padahal BlackBerry tidak pernah terjatuh atau pun terkena benda keras apa pun.

Setelah dibawa ke Service Center Berindo di ITC Roxy Mas lantai 2 kami mendapat informasi bahwa LCD pecah oleh karena kelalaian pemakai. Emosi sekali rasanya mendengar penjelasan itu.

Customer Services yang melayani pun sangat buruk dengan nada menantang bahwa dipersilahkan jika ingin komplain ke media. Wah, siapa yang membuat pecah ya. Bagaimana ini Berindo.

Kok kami dikatakan lalai karena barang Berindo yang jelek. Ditelepon pun tidak apalagi meminta maaf atas kualitas barang yang dijual. Terima kasih.

Aan Rosmaliana
Jl Batam No 32 Lippo Karawaci Tangerang
aan1964@live.com
08889958990



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?