detikcom

Kawasaki ZX130 (2005) Patah Chasis

Dimas - suaraPembaca
Rabu, 12/05/2010 10:33 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Motor Kawasaki ZX130 saya tahun 2005 mengalami patah chasis yang seharusnya tidak terjadi. Karena, patah bukan karena tabrakan.

Saya sudah mencoba menghubungi pihak Kawasaki Motor Indonesia dengan mengirim email beserta foto kondisi motor ke R&D@kawasaki.co.id. Tetapi, tidak mendapat tanggapan.

Setelah saya cari tahu di internet (http://www.kawasaki-zx130.org/forum/index.php?topic=1736.0) bahwa motor Kawasaki ZX130 tahun pembuatan 2005 (sama seperti motor saya) banyak yang mengalami patah chasis. Hal ini sangat membahayakan jika patah pada saat motor sedang jalan di jalan raya.

Saya heran kenapa chasis ini bisa patah. Apakah karena karat atau bagaimana. Karena, setahu saya chasis seharusnya mendapat rainforced antikarat pada saat produksi.

Mohon tanggapan dari pihak Kawasaki Motor Indonesia. Terima kasih.

Dimas
Perum Griya Pipit 6 Blok A2/17
Pondok Kacang Timur Pondok Aren
Tangerang Selatan
dimas.alif@live.com
08176383621



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?