detikcom

Tanggapan Batas Akhir Pembayaran TELKOM untuk Bapak As Taufik

Prijo Wikanto - Secretary & Administration - suaraPembaca
Selasa, 25/05/2010 08:22 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Menanggapi surat pembaca Bapak As Taufik yang dimuat Online Detik.Com tanggal 14 Mei 2010 dengan judul "Mohon Tanggapan TELKOM Mengenai Batas Akhir Pembayaran Tagihan", atas nama Manajemen TELKOM Jakarta, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan TELKOM yang Bapak rasakan.

Dapat kami jelaskan untuk Bapak As Taufik bahwa telepon sudah berfungsi kembali seperti semula, hal ini sudah dipastikan dengan Ny. As Taufik tanggal 17 Mei 2010 dan TELKOM telah menjelaskan pemasalahan dimaksud sehingga yang bersangkutan dapat menerima penjelasan tersebut. Dengan demikian permasalahan ini telah diselesaikan dengan baik

Sekaligus kami sampaikan bahwa TELKOM sangat mengapresiasi setiap masukan dan kritik dari pelanggan, dalam rangka peningkatan layanan kami di masa mendatang. Hal ini juga sudah menjadi komitmen bagi perusahaan untuk selalu mengutamakan pelanggan terlebih dahulu, sesuai dengan nilai-nilai perusahaan untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kepercayaan Bapak kepada TELKOM kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Prijo Wikanto
Secretary & Administration DCS.1 REG.2 Jakarta
PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?