detikcom

Tanggapan Batas Akhir Pembayaran TELKOM untuk Bapak As Taufik

Prijo Wikanto - Secretary & Administration - suaraPembaca
Selasa, 25/05/2010 08:22 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Menanggapi surat pembaca Bapak As Taufik yang dimuat Online Detik.Com tanggal 14 Mei 2010 dengan judul "Mohon Tanggapan TELKOM Mengenai Batas Akhir Pembayaran Tagihan", atas nama Manajemen TELKOM Jakarta, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan TELKOM yang Bapak rasakan.

Dapat kami jelaskan untuk Bapak As Taufik bahwa telepon sudah berfungsi kembali seperti semula, hal ini sudah dipastikan dengan Ny. As Taufik tanggal 17 Mei 2010 dan TELKOM telah menjelaskan pemasalahan dimaksud sehingga yang bersangkutan dapat menerima penjelasan tersebut. Dengan demikian permasalahan ini telah diselesaikan dengan baik

Sekaligus kami sampaikan bahwa TELKOM sangat mengapresiasi setiap masukan dan kritik dari pelanggan, dalam rangka peningkatan layanan kami di masa mendatang. Hal ini juga sudah menjadi komitmen bagi perusahaan untuk selalu mengutamakan pelanggan terlebih dahulu, sesuai dengan nilai-nilai perusahaan untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kepercayaan Bapak kepada TELKOM kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Prijo Wikanto
Secretary & Administration DCS.1 REG.2 Jakarta
PT. Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk



(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur DKI Ahok mewacanakan melegalkan prostitusi, mendirikan lokasi khusus prostitusi hingga memberikan sertifikat untuk bukti legal PSK untuk mengontrol praktik prostitusi. Anda setuju?