detikcom

Beli Satu Gratis Satu di Alfamart Pisangan Baru Sedang Kosong

Anisa Septiani - suaraPembaca
Senin, 21/06/2010 11:24 WIB
Jakarta - Pada tanggal 15 Juni 2010 saya mendapatkan brosur Alfamart edisi 12:16-30 Juni 2010. Pada brosur tersebut ada promo yang menyebutkan bila membeli Country Choice Guana Juice 1000 ml akan mendapatkan 1 Sosro Teh Botol 1 Liter.
 
Dengan informasi yang saya dapat dari brosur tersebut maka saya pun belanja pada Alfamart Pisangan Baru pada tanggal 19 Juni 2010. Setelah mengambil barang-barang yang saya inginkan dan tidak lupa juga mengambil 1 Country Choice 1000 ml kemudian saya pergi ke Kasir. 
 
Setelah selesai proses pembayaran Petugas Kasir menganggap proses jual beli sudah selesai. Namun, ketika saya tanya di manakah produk gratis tersebut petugas kasir menjawab barang sedang kosong dan saya pun tidak mendapatkan penggantian apa pun.
 
Sebenarnya permasalahan ini bukan terjadi kali ini saja pada Alfamart Pisangan Baru. Sering saya membeli produk yang seharusnya mendapatkan produk gratis tapi karena saya lupa maka petugas Kasir pun tidak memberikan produk gratis tersebut. Atau pun bila ada penggantian produk pengganti kualitasnya lebih rendah dari produk yang yang dijanjikan.
 
Saya harap di kemudian hari hal ini tidak terjadi lagi pada Alfamart Pisangan Baru. Dan, semoga pelayananmya dapat ditingkatkan lagi agar tidak terjadi kekecewan pada pelanggan yang bebelanja pada Alfamart Pisangan Baru.
 
Anisa Septiani
Jl Pisangan Baru 2 RT 07/08 Jakarta Timur
ummi_aku@rocketmail.com 
08561843836
 


(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
63%
Kontra
37%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?