detikcom

Penerbangan Mandala Airlines Batal Tanpa Pemberitahuan

Shinta - suaraPembaca
Rabu, 23/06/2010 11:41 WIB
Jakarta - Singkat cerita kami sekeluarga berencana ke Bangka tanggal 25-27 Juni 2010 untuk menghadiri pernikahan saudara. Tanggal 2 Mei 2010 saya issued tiket untuk pulang dari Pangkal Pinang kembali ke Jakarta tanggal 27 Juni 2010 dengan Mandala Airlines.

Tanggal 21 Juni 2010 saya mendapat SMS dari Mandala menyatakan bahwa penerbangan dibatalkan! Panik. Saya telepon Call Centre untuk menanyakan masalah ini dan mencari solusi apa yang ditawarkan untuk saya. 

Ternyata kompensasi yang ditawarkan adalah:
1. Refund total untuk tiket kami; atau
2. Perubahan jadwal penerbangan 2 hari sebelum atau setelah hari H.

Masalahnya ternyata adalah pesawat yang tidak layak terbang sehingga harus di-maintenance selama waktu yang tidak dapat ditentukan. SAehingga, pilihan solusi kedua tidak mungkin terjadi. Sedangkan solusi pertama refund total adalah solusi yang merugikan saya karena tidak mungkin saya dapat tiket baru dengan harga yang sama dalam waktu sedekat ini.

Keluhan saya adalah penanganan masalah ini dari pihak Mandala yang seenaknya saja. Keluarga saya juga ada yang menggunakan Mandala pada waktu yang hampir sama dan mendapat masalah yang sama. Tetapi, mereka tidak mendapatkan pemberitahuan apapun mengenai pembatalan ini. Mereka bahkan baru tahu mengenai masalah ini dari saya.

Yang lucu, travel agen dan kantor cabang Mandala di daerah pun tidak tahu mengenai pembatalan ini. Ketika kami menuntut penyelesaian yang adil dari Mandala, beberapa kali menelepon ke Call Center, kami mendapat janji untuk ditelepon balik oleh pihak yang berwenang untuk menyelesaikan masalah ini, tapi tidak ada. 

Kami sungguh kecewa. Keinginan kami hanyalah mendapatkan hak kami untuk terbang kembali pulang ke Jakarta sesuai tanggal yang direncanakan dan dengan harga yang sama. Kami menyesalkan pihak Mandala yang seakan tidak ada niat baik untuk  bertanggung jawab dalam hal ini. Sedangkan kami telah dirugikan baik secara waktu, tenaga, psikologis, dan uang. 

Kami mohon dengan surat pembaca ini suara kami disampaikan kepada pihak Management Mandala Airlines supaya mereka memberikan win-win solution kepada kami. Mengingat bukan hanya satu atau dua penumpang yang dibatalkan melainkan satu pesawat. Maka untuk mengakomodir penumpang yang telah terlanjur memiliki tiket untuk terbang solusi yang paling baik menurut kami adalah menggantikan penerbangan yang dibatalkan dengan menyewa pesawat lain. Terima kasih.
 
Shinta
Duta Pakuan C 7/8 Bogor 
shintril@gmail.com
081388311115
 


(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?