detikcom

Modus Penipuan Sales Produk G8 di Ruko Kalimas Bekasi

Fary - suaraPembaca
Kamis, 08/07/2010 14:40 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Hari Rabu, 7 Juli 2010 menjadi pelajaran untuk mertua saya. Menurut mertua saya ia mendapat voucher (padahal voucher tersebut di berikan oleh tim dari produk G8 itu sendiri di jalan-jalan) dan berhak atas atas 3 hadiah. Tetapi, dengan catatan harus membeli dahulu 1 jenis produk yang mereka jual.

Si sales menjelaskan sambil meminta kartu ATM mertua saya. Padahal, mertua saya tidak memberikan nomor PIN kartu tersebut. Setelah mengetahui modus dari si sales dan harga yang tidak sebanding dengan barang yang akan dibeli mertua saya meminta kembali kartu ATM-nya. Namun, tidak langsung diberikan tetapi ditahan oleh tim merchan. Setelah sedikit debat akhirnya mertua saya diberikan kembali kartu ATM-nya tetapi anehnya begitu dicek saldo sudah berkurang 2.5 juta.

Merasa tidak ada transaksi dan saldo berkurang mertua saya menguhubungi saya via handphone (HP) dan setelah mendapat penjelasan dari mertua saya janji untuk bertemu di tempat sales terebut menawarkan barang. Sesampai di sana penjelasannya yang saya terima tidak jelas dan mutar-mutar. Padahal yang saya minta cukup jelas. Tidak ada transaksi mengapa saldonya bisa berkurang dan saya meminta uang tersebut dikembalikan.

Setelah berdebat cukup lama dan saya mengancam akan melaporkan ke pihak berwajib baru mereka cepat merespon dengan mengembalikan uang tersebut ke saldo mertua saya. Intinya di sini adalah saya tidak menjelekan barang produk G8 di mana pun barang itu di jual.

Tetapi, yang harus dipertanyakan disini adalah cara sales menjual apakah mereka ditraining seperti itu untuk menipu orang dan bisa mendebet kartu ATM orang lain meskipun tidak adanya transaksi. Atas kejadian ini saya ingin memberitahukan waspadalah terhadap sales G8. Semua kejadian ini terjadi di Ruko Kalimas Tol Bekasi Timur C17 Margahayu Bekasi Timur.

Fary
Jl P Pandan Tambun Bekasi
farymayunas@yahoo.co.id
02199164659



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?