detikcom

Surat Terbuka Kepada Bapak Fauzi Bowo

Ketegasan Gubernur DKI Memberlakukan Kawasan Bebas Rokok

Rudy Hartono - suaraPembaca
Sabtu, 24/07/2010 17:20 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Kepada Yth Gubernur DKI Jakarta Bapak Fauzi Bowo. Berkenaan dengan pelarangan merokok di tempat-tempat umum yang telah diberlakukan di DKI Jakarta tampak terlihat sebagian seperti mall besar sangat memperhatikan dan menjaga hal ini. Tetapi, sayangnya masih banyak sekali tempat umum lainnya yang tidak perduli dengan hal ini.
 
Sebagai contoh saya sering pergi ke ITC Fatmawati dan ITC Kuningan. Begitu banyaknya tenant dan pengunjung yang merokok dengan bebas. Satpam yang berkeliling tidak menegur atau pun mengambil tindakan apa pun. 
 
Akan sulit seandainya Pemerintah dalam hal ini Pemprov DKI Jakarta harus mengawasi hal ini terus menerus. Oleh karena itu sanksi tegas harus diberikan kepada pengelola tempat umum yang gagal menjaga tempatnya sebagai kawasan bebas rokok. 
 
Pengelola Gedung kemudian dapat melimpahkan denda yang sama kepada tenant yang didapati merokok, dan jika ada pengunjung yang sedang ada di suatu tenant dan kedapatan merokok maka yang didenda adalah tenant dan pengunjungnya. 
 
Jika beberapa mall telah berhasil menunjukkan kesungguhannya kami percaya kalau para pengelola tempat-tempat umum mempunyai komitmen yang sangat kuat tentu bisa melakukan hal yang sama. Jumlah pengunjung tidak akan terpengaruh dengan pemberlakuan secara ketat larangan merokok ini. Sampai saat ini belum ada mall yang sepi gara-gara dilarang merokok.
 
Bapak Fauzi mohon ketegasan Bapak. Seperti juga ketika Bapak melakukan penertiban tarif parkir yang terbukti diikuti dengan patuh oleh para operator parkir. Mohon Bapak dapat tegas dalam hal ini. 
 
Usul saya seandainya dalam sidak orang-orang Bapak didapati dalam satu tempat umum ada yang merokok lebih dari 10 orang dalam satu saat maka tempat umum tersebut akan disegel dan ditutup selama 10 hari. Saya yakin kalau Bapak melakukan ini tiba-tiba semua tempat umum akan sangat mudah untuk menjadikan kawasannya sebagai kawasan bebas rokok. Ketegasan dari Bapak Fauzi akan didukung masyarakat Jakarta. Terima kasih. 
 
Rudy Hartono
Jl Karet Kuningan Jakarta Selatan
hawk7979@gmail.com 
081211634455
 


(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?