detikcom

Keanggotaan Telkom Speedy yang Membingungkan

Eko Ludik Cahyono - suaraPembaca
Rabu, 28/07/2010 13:32 WIB
Jakarta - Tanggal 12 Mei 2010 saya mendatangi Plaza Telkom di Jalan Warung Buncit Jakarta untuk membatalkan keanggotaan Speedy saya. Saat itu saya sudah melakukan pembayaran sisa tagihannya dan mengisi formulir pembatalan (bermaterai) dan dinyatakan Speedy saya sudah dicabut.

Sekitar tanggal 21 Juli saya dihubungi Telemarketing Speedy untuk menawarkan program keanggotaan Speedy kembali. Saat itu saya menyetujuinya. Saya dijanjikan akan dihubungi oleh teknisi untuk pemasangannya pada hari berikutnya. Tapi hingga tanggal 23 Juli tidak ada yang menghubungi saya.

Saat itu saya lalu berinisiatif untuk menanyakan status pendaftaran Speedy tersebut ke 147. Tapi, alangkah terkejutnya saya karena diinformasikan bahwa Speedy saya sudah terdaftar sejak tanggal 25 Juni meski koneksinya diblokir. Saya disarankan untuk mencabut Speedy saya di
Plaza Telkom lagi.

Yang menjadi pertanyaan:
1. Apa gunanya saya disuruh mencabut kembali Speedy saya dengan mendatangi Plaza Telkom lagi sementara saya sudah menandatangani pembatalan Speedy saya tertanggal 12 Mei 2010 (bermaterai 6000)?
2. Bagaimana kelanjutan pendaftaran promo Speedy yang sudah saya setujui melalui telemarketing Speedy?

Mohon klarifikasi dari pihak Telkom Speedy. Terima kasih

Eko Ludik Cahyono
Jl Langgar II RT 03/03 No 150
Jagakarsa Jakarta Selatan
eko_ludik@yahoo.co.id
08128252375



(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
97%
Kontra
3%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?