detikcom

Beluga Silver Mengharuskan Konsumen Membeli Anting Patah

Felly - suaraPembaca
Rabu, 28/07/2010 14:04 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Selasa, 27 Juli 2010 saya mengunjungi Beluga Silver di Bellagio Mega Kuningan untuk menemani teman saya komplain anting yang rusak. Padahal anting tersebut baru dibeli minggu lalu.

Sambil menunggu saya tertarik dengan salah satu jenis anting dan saya mencobanya. Pada saat sedang mencoba tiba-tiba antingnya patah dan saya langsung memberitahukan penjualnya. Tetapi, dengan arogan penjualnya (bernama Dewi dengan seorang penjaga toko lainnya) mengharuskan saya untuk membeli anting tersebut.

Bukankah setiap konsumen berhak menguji terlebih dahulu atas barang yang akan dibelinya? Dan, barang tersebut memang tidak layak untuk dibeli karena pada kenyataannya barang tersebut rusak. Namun, saya justru dipaksa bertanggung jawab atas barang yang rusak tersebut.

Sepertinya Beluga Silver memang sengaja menjebak konsumen dengan memajang barang yang berkualitas rendah dan memaksa konsumen untuk membelinya. Apakah ini trik yang dilakukan supaya barangnya terjual?

Selain itu juga tidak dicantumkan dengan jelas kandungan silver pada setiap barang. Beluga Silver tidak memenuhi syarat sebagai pelaku usaha dan melanggar hak konsumen. Sangat mengecewakan.

Felly
Bellagio Residence
Mega Kuningan Barat
Jakarta Selatan



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 25/04/2014 14:39 WIB
    Siasat Merespon Paket Bali
    Paket Bali atau Bali Package (The 9th WTO Ministerial Conference), demikian mantan Menteri Keuangan RI, Gita Wirjawan menyebutnya, merupakan hasil perundingan perdagangan internasional yang diselenggarakan 3 s/d 6 Desember 2013 silam di Bali.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?