detikcom

Semoga Harapan Ibu Tri Mudik Bareng Sariwangi Terkabul

Maria D Dwianto - Head of Corporate Communications - suaraPembaca
Sabtu, 14/08/2010 17:37 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Terima kasih kami sampaikan kepada redaksi detik.com yang telah memuat surat pembaca Ibu Tri Aningsih pada 10 Agustus 2010.

Sehubungan dengan hal tersebut kami Unilever Indonesia mengucapkan terima kaih kepada Ibu Tri Aningsih yang telah menaruh minat dan perhatian terhadap program Sariwangi Mudik 2010.

Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Ibu Tri pada saat mencoba menghubungi Suara Konsumen Unilever. Kesulitan yang Ibu alami dikarenakan adanya gangguan sistem telepon kami.

Menindaklanjuti hal tersebut, Unilever Indonesia melalui Suara Konsumen telah menghubungi Ibu Tri Aningsih untuk memaparkan secara detil Program Sariwangi Mudin dan penjelasan telah diterima dengan baik. Semoga harapan Ibu Tri untuk dapat mudik bareng Sariwangi bisa terkabul.

Demikian penjelasan yang ingin kami sampaikan. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Maria D Dwianto
Head of Corporate Communications
PT Unilever Indonesia Tbk



(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Rabu, 20/05/2015 07:19 WIB
    Penggiat Buku untuk Kebangkitan Nasional
    Arah perjalanan awal kebangkitan nasional dipelopori Van Ophuijsen atau dikenal Boedi Oetomo didirikan oleh Dr. Soetomo dan digagas oleh Dr. Wahidin Sudirohusodo.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%
Poling Index »

Puaskah Anda terhadap kinerja DPR sekarang?