detikcom

Semoga Harapan Ibu Tri Mudik Bareng Sariwangi Terkabul

Maria D Dwianto - Head of Corporate Communications - suaraPembaca
Sabtu, 14/08/2010 17:37 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Terima kasih kami sampaikan kepada redaksi detik.com yang telah memuat surat pembaca Ibu Tri Aningsih pada 10 Agustus 2010.

Sehubungan dengan hal tersebut kami Unilever Indonesia mengucapkan terima kaih kepada Ibu Tri Aningsih yang telah menaruh minat dan perhatian terhadap program Sariwangi Mudik 2010.

Kami ingin meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Ibu Tri pada saat mencoba menghubungi Suara Konsumen Unilever. Kesulitan yang Ibu alami dikarenakan adanya gangguan sistem telepon kami.

Menindaklanjuti hal tersebut, Unilever Indonesia melalui Suara Konsumen telah menghubungi Ibu Tri Aningsih untuk memaparkan secara detil Program Sariwangi Mudin dan penjelasan telah diterima dengan baik. Semoga harapan Ibu Tri untuk dapat mudik bareng Sariwangi bisa terkabul.

Demikian penjelasan yang ingin kami sampaikan. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Maria D Dwianto
Head of Corporate Communications
PT Unilever Indonesia Tbk



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
86%
Kontra
14%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?