detikcom

Choco Lava dari BreadTalk Sudah Berasa Asam

Verra Ishak - suaraPembaca
Senin, 16/08/2010 14:56 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Pada Sabtu, 14 Agustus 2010 jam 19.40 saya membeli beberapa roti BreadTalk di Cilandak Town Square (Citos). Dari beberapa roti yang saya beli terdiri 2 Choco Lava. Ketika saya makan di rumah salah satu dari Choco Lava tersebut isinya sudah berasa asam. Langsung saat itu juga saya perintahkan untuk tidak memakan semua.

Pada saat itu juga saya menelepon ke BreadTalk Cilandak ke nomor 0217662973 sebanyak tiga kali tidak diangkat. Kemudian saya telepon ke Hotline Service 08158998000 tetapi juga tidak diangkat. Kemudian saya berinisiatif untuk mengirim SMS. Tetapi, sampai sekarang tidak ada tanggapan.

Oleh karena itu para Khalayak ramai untuk berhati-hati membeli roti BreadTalk. Ternyata bakery sebesar BreadTalk bisa kecolongan dan lebih konyolnya lagi slogan Hotline hanya isapan jempol. Mulai detik ini saya tidak akan pernah membeli produk BreadTalk. Terima kasih.

Verra Ishak
Komplek Bumi Aryasena Blok A/1B 
Ratna Jatiasih Bekasi
chentini@yahoo.com
081316545500



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?