detikcom

Salah Didik SMA Yupentek Tangerang

Amal T - suaraPembaca
Senin, 06/09/2010 08:46 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Waktu ujian kenaikan kelas 3 anak saya tidak ikut remedial beberapa mata pelajaran. Sampai batas yang telah ditentukan. Pada akhirnya wali kelasnya Bapak Jahidin memanggil orang tua yang menyatakan anak saya tidak naik ke kelas 3, dan dengan pilihan bisa naik kekelas 3 asal pindah sekolah. Seperti kita ketahui mencari sekolah yang mau menerima siswa kelas 3 amatlah sulit.

Selang 4 (empat) bulan kemudian dapet sekolah. Pihak sekolah menyanyakan raport kelas 3 yang dijanjikan. Alangkah terkejutnya Bapak Jahidin tidak memberikan raport kelas 3 hingga anak saya menganggur selama satu tahun. Dan, sampai saat ini tidak mau melanjutkan sekolah lagi.

Tadinya saya menaruh harapan banyak kepada SMA Yupentek 1 Tangerang sebab sekolah tersebut paling favorit, elit di kawasan Tangerang. Saya harus berkeluh kesah pada siapa. Hingga pada akhirnya anak saya tidak mau melanjutkan sekolah lagi.

Amal T
Jl KH Agus Salim Tangerang
amaltangerang@yahoo.com
02199101997



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 20/12/2014 16:04 WIB
    Kemaritiman: Saatnya Mewujudkan Cita-cita Mulia Suharto yang Tertunda
    Hari-hari ini kita membaca dan mendengar pembicaraan tentang kemaritiman di media massa tengah hangat-hangatnya. Tentu antusiasme pejabat dan pemangku untuk membenahi sektor kelautan membuncah, campur aduk antara pesimisme dan optimisme perlu kita dukung meskipun terkesan terlambat.
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
54%
Kontra
46%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?