detikcom

Penjelasan PT KAI Perihal Syarat Pembatalan Tiket Kereta Api

Agus Komarudin - Manager Corporate Image Care - suaraPembaca
Selasa, 14/09/2010 09:47 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Menanggapi surat pembaca di media detik.com pada Rabu, 25/08/2010 14:10 WIB yang berjudul "Mohon Solusi Kesalahan Pembelian Tiket Kereta Api" berikut hasil penelusuran dari sisi Contact Center 121 tercatat untuk pemesanan atas nama Bapak Kintoko dengan rincian sebagai-berikut:

- Kode booking 0307944648473 tujuan Gambir - Surabaya Pasar Turi tanggal 18 September 2010 dengan kereta Sembrani untuk 4 orang dengan jumlah rupiah Rp 1,680,000.

- Kode booking 0308860826009 tujuan Gambir - Surabaya Pasar Turi tanggal 18 September 2010 dengan kereta Sembrani untuk 3 orang dengan jumlah rupiah Rp 1,260,000.

- Sehingga total pembelian adalah Rp 2,940,000 untuk 7 orang melalui dua kali pemesanan via Contact Center dengan rute yang sama.

- Pada saat melakukan pemesanan agent Contact Center 121 sudah melakukan konfirmasi ulang yaitu "Mohon diperhatikan pada saat melakukan pembayaran di ATM, jika sesuai silahkan dilanjutkan, jika tidak sesuai maka tekan cancel".

Perlu kami informasikan bahwa PT KAI mempunyai Persyaratan Umum Penumpang KA sebagai berikut: Membatalkan perjalanannya paling lambat 30 (tiga puluh) menit sebelum jadwal keberangkatan kereta api dikenakan bea pembatalan 25% dari tarif umum yang berlaku.

Demikian penjelasan dari kami. Atas kerja samanya diucapkan terima kasih.

Agus Komarudin - Manager Corporate Image Care PT KAI
Jl Perintis Kemerdekaan No 1 Bandung
agus.komarudin@kereta-api.co.id
0224212833


(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 31/03/2015 07:06 WIB
    Warisan yang Harus Diganti
    Kemacetan yang terjadi di beberapa kota besar seperti DKI Jakarta sudah merupakan suguhan yang biasa buat orang-orang yang tinggal atau bekerja di kota tersebut maupun di daerah sekitarnya (Bodetabek).
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%
Poling Index »

Setujukah Anda dengan pemblokiran situs-situs online yang dinilai BNPT radikal?