detikcom

Mengapa Proses Transaksi CDM BCA Gagal Selama Itu

Tony Cahyadi - suaraPembaca
Selasa, 14/09/2010 15:26 WIB
Jakarta - Hari Jumat, 10 September 2010 saya transaksi di mesin CDM BCA Central Park. Sampai tahap memasukan uang ke dalam mesin semua masih lancar.

Waktu mesin menghitung uangnya tiba-tiba muncul tulisan kalau mesin ini rusak. ATM saya keluar dari mesin itu. Tetapi, uang saya masih ada di dalam mesin itu. Terus saya telepon Halo BCA dan dibuatkan laporan dengan nomor laporan 11649131 dan menunggu sampai tanggal 22 September 2010.

Saya tidak mengerti mengapa butuh proses selama itu untuk mengurusnya? Padahal saya ada tagihan yang saya harus bayar sebelum tanggal tersebut. Mohon penjelasan dari BCA dan segera diproses karena ada pembayaran yang harus dilakukan dalam minggu ini.

Kalau begini mendingan pakai sistem manual saja. Lebih aman. Terima kasih.

Tony Cahyadi
Jl Taman Apel II / 290 Jakarta Barat
hyad26@yahoo.com
0815 814 2608



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?