detikcom

Toyota Rush yang Bermasalah

Muhammad Reza Moeslim - suaraPembaca
Jumat, 15/10/2010 09:24 WIB
Jakarta - Saya adalah customer yang kecewa terhadap pelayanan Toyota Auto 2000 Ciledug. Kira-kira pada bulan Juli saya membeli Toyota Rush type G secara mengangsur melalui Toyota Auto 2000 Ciledug. Kendaraan yang saya pesan diantarkan kepada saya pada tanggal 10 Agustus 2010.

Namun, keesokan harinya saat saya mencoba kendaraan tersebut saya mendapati suara bising dari mesin yang sangat mengganggu. Saya menyampaikan keluhan tersebut kepada Sales Auto 2000 Ciledug (Sdr Wili). Sdr Wili menganjurkan saya untuk menghubungi pihak THS untuk melakukan cek.

Keesokan harinya Team THS dari Auto 2000 Cabang Ciledug datang untuk memeriksa. Diagnose yang disampaikan oleh Team THS adalah kemungkinan suara ini ditimbulkan oleh vanbelt. Saya disarankan Team THS untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pada saat saya melakukan service 1000 km di Auto 2000 Lenteng Agung (karena saat saya melakukan booking by phone ke Auto 2000 Ciledug disampaikan bahwa kondisi bengkel sudah full booking sampai dengan hari terakhir sebelum Lebaran).  Saya menyampaikan keluhan ini dan kondisi kendaraan yang pada saat berjalan arahnya menarik ke arah kiri. Setelah selesai service pihak Auto 2000 Lenteng Agung menyampaikan keluhan-keluhan saya sudah diperbaiki.

Namun, saya mencoba ke arah pulang kondisi kendaraan masih menarik ke kiri dan suara bising dari mesin pun ternyata belum hilang. Saya kembali menyampaikan keluhan tersebut kepada Sdr Wili. Sdr Wili menyampaikan setelah libur Lebaran saya diminta membawa kembali ke Auto 2000 Ciledug untuk diperiksa. Saya pun kembali mengantarkan kendaraan baru tersebut ke bengkel Auto 2000 Ciledug untuk diperiksa kembali dengan keluhan tambahan yaitu entah kenapa kap mobil tidak dapat ditutup dengan sempurna.

Saya sempat bertanya, "kok mobil baru banyak sekali keluhannya". Saya pun mengajukan keberatan kepada Toyota Auto 2000 melalui Sdr Wili sebagai Sales yang menawarkan kepada saya. Saya sampaikan bahwa saya membeli mobil baru supaya saya merasa nyaman. Kalau hanya untuk bolak balik bengkel saja saya lebih baik membeli mobil bekas yang kalau harus bolak-balik bengkel adalah hal wajar.

Setelah Sdr Wili menyampaikan keluhan saya ini kepada Auto 2000 Ciledug Sdr Wili menyampaikan pihak Auto 2000 Ciledug akan melakukan final test yang artinya jika dalam proses ini masih terjadi kendala akan dicarikan opsi lain selain balok-balik hanya untuk service saja. Saya menyampaikan kepada Sdr Wili, "jika kendaraan ini masih bermasalah saya meminta penggantian unit atau pembatalan order/ kontrak kendaraan tersebut".

Setelah dua hari dilakukan service kembali mobil diantarkan kepada saya. Dan, diberitahukan bahwa permasalahan bunyi berasal dari saluran oil bukan dari vanbelt. Namun, karena masa perbaikan memakan waktu tiga hari saya meminta kendaraan tersebut diantar dulu karena saya ada keperluan untuk keluarga. Pihak Auto 2000 Ciledug menyampaikan surat jaminan bahwa masalah tersbut di atas tidak berefek kepada bagian lain dari mesin dan aman.

Setelah itu kendaraan dikembalikan kepada bengkel Auto 2000 Ciledug untuk diperbaiki kembali. Setelah saya dikabari bahwa mobil telah selesai diperbaiki (proses penggantian spare part dan proses sporing supaya mobil tidak menarik kiri serta merapihkan kap mobil yang bermasalah) saya kembali datang untuk mencoba bersama dengan Team dari Auto 2000 Ciledug.

Ternyata suara bising mesin sudah lebih baik walau saya belum memeriksa lebih detail. Namun, masalah kendaraan menarik ke kiri terus tetap ada dan diakui oleh Team Auto 2000 Ciledug (Sdr Joni --mohon maaf jika ada kesalahan penulisan nama) yang mencoba bersama saya.

Oleh karena ini terjadi setelah final test dan karena saya sudah cukup mengikuti prosedur dari pihak Auto 2000 Ciledug saya melalui Pimpinan Cabang Auto 2000 Ciledug yaitu Bapak Heri bahwa saya sudah tidak bisa mentolerir kondisi ini. Pada saat yang bersamaan saya juga berbicara kepada Bapak Arif (Kepala Bengkel Auto 2000 Cabang Ciledug) bahwa saya mengungkapkan bahwa saya sangat kecewa karena hasil dua kali diagnose awal adalah vanbelt namun ternyata saluran oli.

Apakah permasalahan mobil baru dibutuhkan waktu sampai dua kali service baru dapat ditemukan masalahnya. Saya pun menyampaikan bahwa saya pernah menggunakan produk Avanza. Namun, suara bising dari mesin bisa dikatakan jauh lebih halus dibandingkan dengan apa yang terjadi dengan mobil baru saya ini.

Saya sangat-sangat kecewa dengan jawaban yang disampaikan pihak Auto 2000 Ciledug melalui Kepala Cabang yaitu Bapak Heri yang meminta satu kali kali lagi kesempatan untuk perbaikan. Padahal, saya sudah melaui tahapan final test dan tenyata mobil masih bermasalah.

Dan, yang membuat saya bertambah kecewa adalah pada hari berikutnya Bapak Arif mengabarkan bahwa mobil sudah di-spooring di pusat spooring namun tetap ada masalah dan sedang diperbaiki kembali. Keesokan harinya saya disampaikan bahwa mobil sudah baik semuanya. Apa ini maksudnya?

Yang jelas akhir dari semua ini saya sebagai customer tetap harus dipaksakan menerima mobil yang bermasalah. Yang artinya tetap harus membayar cicilan mobil bermasalah tersebut.

Bagaimana dengan kepuasan saya, kenyamanan saya, waktu saya yang telah terbuang hanya untuk bolak-balik bengkel (sampai dengan empat kali). Padahal, yang saya beli adalah mobil baru. Bagaimana tanggung jawab Auto 2000 Ciledug dengan mobil baru saya yang lebih banyak digunakan untuk bolak-balik bengkel dan pengetesan atas service yang dilakukan?

Semoga Auto 2000 lebih memperhatikan kepuasan dan kenyamanan pelanggan setianya. Karena saat ini saya akan berpikir ulang jika harus menggunakan jasa dan produk Auto 2000 (dalam situasi ini adalah Auto 2000 Ciledug).

Muhammad Reza Moeslim
ARINDA II Blok E6 No 8
Jl Mahoni 3 Pondok Aren Bintaro
reza_muslim@yahoo.co.uk
+62 812 9691734



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?