detikcom

Standard Chartered Tidak Menanggapi Komplain dari Nasabah

Wiradi Kusuma - suaraPembaca
Selasa, 19/10/2010 08:12 WIB
Jakarta - Saya adalah pemegang kartu kredit Standard Chartered Bank. Pada tanggal 23 September 2010 istri saya menulis di media ini mengenai "Tukar Point Standard Chartered Lebih dari Dua Bulan Tidak Sampai". Sampai hari ini tidak ada tanggapan apa pun dari Standard Chartered mengenai komplain saya.

Apabila barang yang ingin saya tukarkan tidak tersedia saya hanya meminta agar point-nya dikembalikan ke rekening kartu kredit saya. Apa begitu sulit permintaan saya ini?

Reward itu adalah hak saya sebagaimana kewajiban saya untuk melunasi pemakaian kartu kredit saya telah saya penuhi. No laporan saya 10240497 per tanggal 18 Agustus 2010. Setiap saya telepon hanya disuruh menunggu sedang diinvestigasi. Entah apa yang di-investigasi sehingga memakan waktu yang sangat lama tanpa ada hasil apa pun juga.

Saya masih menunggu tanggapan dari Standard Chartered mengenai komplain saya ini secepatnya. Karena, terus terang saya sudah bosan dan cape bila harus terus menghubungi pihak Standard Chartered dan hanya diberi jawaban sedang diinvestigasi. Terima kasih.

Wiradi Kusuma
wk_2810@yahoo.co.id
08567838862
Jln Garuda Ujung No 115A Jakarta Pusat



(msh/msh)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 02/03/2015 10:35 WIB
    Chapel Hill Shooting: Dari Rasisme ke Terorisme
    Kasus penembakan terhadap tiga muslim Amerika di Chapel Hill yang menempati urutan ke 7 trending topic dunia, telah menyisakan asa bagi kaum muslim di seluruh dunia. Peristiwa ini menyusul kejadian penembakan serupa di Paris terhadap wartawan majalah satire Chalrie Hebdo sebagai respon atas penerbitan kartun Nabi Muhammad.
ProKontra Index »

Dukung Ahok Lawan Begal APBD DKI!

Perseteruan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) dan DPRD DKI perihal 'dana siluman' dalam APBD 2015 menjadi perhatian publik. Berbagai gerakan warga dilancarkan untuk mendukung Ahok melawan begal APBD. Di sudut-sudut jalan terdapat berbagai spanduk mendukung Ahok. Salah satunya spanduk "#Kami Adalah Ahok, Lawan Begal APBD". Bila Anda setuju gerakan warga mendukung Ahok, pilih Pro!
Pro
98%
Kontra
2%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?