detikcom

Mohon Citibank Jangan Mempersulit Penutupan Kartu

Ester Aprilyani - suaraPembaca
Rabu, 20/10/2010 08:22 WIB
Jakarta - Saya pemegang kartu kredit Citibank. Melalui surat ini saya meminta Citibank untuk tidak mempersulit penutupan kartu kredit Citi Giant dan Citi Clear Card saya. Dan, mengirimkan surat pernyataan bahwa kartu tersebut telah lunas dan telah ditutup.

Karena, kedua kartu tersebut telah saya bayarkan plus biaya pembayaran 5,000 Rupiah plus biaya meterai 6,000 Rupiah. Tapi, muncul biaya transfer credit balance to sundry 6,000 Rupiah yang entah biaya apa itu. Yang dijawab oleh Customer Service untuk diabaikan.

Tapi, saya khawatir akan muncul lagi biaya-biaya yang lain seperti yang sudah sering saya baca di media massa. Sebagai nasabah saya tidak pernah membuat repot Citibank karena pembayaran saya baik. Jadi saya berharap dengan sangat jangan membuat repot saya. Terima kasih.

Ester Aprilyani
ea_1481@yahoo.com
08561297881
Jln Garuda Ujung No 115A Jakarta Pusat



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Senin, 26/01/2015 09:04 WIB
    Pertobatan Moral dan Etis Penegak Hukum
    Drama hukum menegangkan bumi nusantara telah digelar nyata, bukan fiksi tapi realita. Sikap maryarakat nyata terbelah, tidak seperti Cicak vs Buaya jilid 1 yang sangat terang menderang seluruh komponen bangsa mendukung dibalik KPK.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?