detikcom

Uang Jaminan Langganan PLN Klaten Tidak Pernah Kembali

Furkanadi - suaraPembaca
Senin, 25/10/2010 10:16 WIB
Jakarta - Saya pelanggan PLN. Di beberapa tempat usaha saya menggunakan listrik lebih dari 7700 watt. Kebetulan ada beberapa tempat yang statusnya masih kontrak.

Setiap kali akan menaikkan daya saya selalu dihadapkan pada salah satu komponen biaya yaitu UJL (Uang Jaminan Langganan}. Di web PLN Jawa Tengah (karena saya tinggal di Jawa Tengah) di bagian simulasi tertulis "Biaya tersebut belum dikurangi dengan UJL Lama". Biaya tersebut belum termasuk Biaya Instalasi Listrik (dengan BTL), Sertifikat Laik Operasi (SLO) jika ada perubahan instalasi pelanggan, dan materai. 

Asumsi saya UJL adalah uang yang ditanggungkan ke PLN selama kita berlangganan Listrik. Tapi, kenyataanya uang tersebut tidak pernah kembali dan atau diperhitungkan selama kita selesai berlangganan maupun melakukan proses turun dan naik daya.

mohon penjelasan dari pihak PLN mengenai hal tersebut. Karena, UJL akan menjadi uang besar apabila kita pengguna menggunakan daya besar. Terima kasih dan saya menunggu jawabannya.

Furkanadi
Girimulyo Blok B gang X Gergunung Klaten
ugly_manid@yahoo.com
02723115446



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Selasa, 16/09/2014 11:33 WIB
    'Mengobati' Pilkada Langsung Oleh Rakyat
    Penulis teringat seuntai kalimat ceramah Almarhum Dr.H. Zainuddin MZ, 'ibarat makan salak, bukan isinya yang kita makan tetapi kulitnya yang kita ambil lalu batunya kita telen, ya pasti rusak'.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?