detikcom

Malu Menggunakan Kartu Kredit GE

Durri - suaraPembaca
Rabu, 03/11/2010 15:36 WIB
Jakarta - Saya adalah pengguna kartu kredit GE dengan nomor kartu 5189 4390 4703 2703. Pada hari Selasa, 2 November 2010 saya berencana melakukan pembelian emas di salah satu toko emas di daerah Depok. Tetapi, sewaktu akan melakukan pembayaran alangkah kagetnya ternyata kartu saya failed.

Pada saat yang sama saya langsung menghubungi Customer Service GE. Ternyata kartu saya sedang dilakukan peninjauan ulang hanya karena saya telat bayar 1 bulan (pembayaran saya rapel di bulan berikutnya) karena saya sedang di luar kota.

Hal ini menyebabkan saya malu luar biasa. Anehnya peninjauan ini mengakibatkan kartu hanya bisa digunakan di department store dan swalayan saja.

Untuk apa saya bayar dan menggunakan kartu kredit GE kalau hanya hanya bisa digunakan di tempat tertentu. Ketentuan ini juga tidak pernah ada dan diberitahukan kepada saya sebelumnya. Terima kasih. 
 
Durri
Jl Kober Pedati No 4B Jatinegara Jakarta Timur 
iyen_fkm98@yahoo.com 
088210959884
 


(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
90%
Kontra
10%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?