detikcom

Klarifikasi Pinalti Deposito Bank Ekonomi Keluhan Ibu Yusnarfi

Lenggono Hadi - Corporate Secretary - suaraPembaca
Selasa, 14/12/2010 14:56 WIB
FOTO: /ilus ist.
Jakarta - Menanggapi surat pembaca di Detik.com pada tanggal 8 Desember 2010 yang disampaikan oleh Ibu Yusnarfi dengan judul "Meminta Kebijaksanaan Pinalti Deposito Bank Ekonomi", dengan ini kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh Ibu Yusnarfi.

Perlu disampaikan bahwa kami telah menghubungi Ibu Yusnarfi secara langsung untuk memberikan klarifikasi atas perhitungan pinalti yang sebenarnya. Ibu Yusnarfi telah dapat menerima penjelasan yang kami berikan, dan permasalahan telah dapat kami selesaikan dengan baik. 

Kami pun mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Ibu Yusnarfi untuk tetap menggunakan produk dan layanan Bank Ekonomi.

PT Bank Ekonomi Raharja Tbk
Lenggono Hadi
Corporate Secretary



(msh/msh)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Sabtu, 12/07/2014 02:06 WIB
    Wisma Samudera, Aset Sejarah yang Terbiarkan
    Saat ditawan Belanda di Mentok sekitar tahun 1948, Bung Karno menyempatkan waktu untuk mengunjungi Toboali yang saat itu berstatus sebagai kewedanaan.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?