detikcom

Hadiah Tabungan Mapan CIMB Niaga Kurang Pasti

Beauty Murdani - suaraPembaca
Kamis, 06/01/2011 12:12 WIB
Jakarta - aya pemilik rekening Tabungan Mapan di Bank CIMB Niaga cabang Taman Anggrek, dan merasa dirugikan dengan promo tabungan tersebut. Saya membuka rekening pada tanggal 6 Desember 2010 dengan program 10 tahun dan hadiah langsung berupa Blackberry Onyx yang akan rutin didebet sebesar Rp. 400 ribu setiap bulan di tgl 29.

Semula saya berpikir akan menerima hadiah langsung saat saya setuju membuka rekening, dan kalaupun harus menunggu paling lama sekitar 2 minggu dengan perkiraan ada proses pelaporan dari cabang ke pusat. Di dalam sertifikat tabungan Mapan memang dijelaskan bahwa hadiah dapat diterima maksimal 50 hari.

Namun sebagai nasabah, saya pikir maksimal 50 hari bisa berarti lebih cepat, apalagi dengan reputasi Bank CIMB Niaga di Indonesia. Bahkan CS di CIMB Niaga tempat saya membuka rekening (Maaf saya lupa namanya) juga meyakinkan bahwa kemungkinan akan lebih cepat tanpa menjelaskan prosedur pengambilan hadiah nantinya.

Dalam proses menunggu tersebut, saya mencoba menghubungi call centre (Maaf, Saya lupa nama petugas waktu itu) pada tanggal 17 Desember 2010 dengan maksud ingin mendapat kejelasan kapan kiranya hadiah dapat diambil. Namun jawaban call centre ketika itu sangat mengejutkan bahwa hitungan maksimal 50 hari dihitung dari tanggal pendebetan pertama kali untuk angsuran tabungan Mapan, ini berarti saya harus menunggu lagi terhitung tgl 29 Desember 2010. Sangat tidak masuk akal namun saya malas berargumen.

Kemudian, saya coba menelphone kembali kemarin tgl 5 January 2011 dengan maksud mendapat jawaban yg lebih meyakinkan tentang bagaimana proses pengambilan hadiah yang seharusnya saya terima. Saya menghubungi call centre CIMB Niaga dan bicara dgn Mba Via dan penjelasan kali ini sangat berbeda dgn sebelumnya yg mengatakan bahwa penghitungan maksimal 50 hari untuk mendapatkan hadiah dihitung dari pertama kali membuka rekening.

Berarti sudah sebulan saya menunggu dan jawaban yang saya terima hanya disuruh sabar hingga 50 hari dan kalau sudah 50 hari belum jg mendapat hadiah silahkan menghubungi lagi dan akan dibantu. Aneh sekali CIMB Niaga ini jikalau memang hadiah baru bisa diambil setelah hari mengapa dari awal tidak dijelaskan dan hanya bermain dengan kata-kata maksimal 50 hari. Dan jika tiap nasabah mengalami hal yang serupa, setelah 50 hari harus menunggu berapa hari lagi?

5 Januari 2011 pun saya diminta lngsng menghubungi cabang tempat saya membuka rekening untuk menanyakan perihal hadiah tersebut apakah sudah ada, namun saat saya menephone dan
dibantu CS Staff (Mba Dian) dijelaskan kembali bahwa hadiah belum ada dan harap menunggu hingga 50 hari sesuai prosedur.

Mengapa CIMB Niaga selalu berdalih dengan prosedur hingga 50 hari? Mengapa harus menunggu hingga 50 hari jika pada kenyataannya saat membuka rekening saya sudah menyetorkan uang yang nilainya sama dengan harga Blackberry Onyx baru dan jika data sudah di pusat,,proses apa lagi yang harus ditunggu sampai hadiah sampai di cabang?

Saya sempat bertanya apakah semua nasabah tabungan Mapan yang mendapatkan hadiah Blackberry juga merasakan hal yang sama dengan saya, dan dijawab dengan sangat santai bahwa benar, dan bahkan baru mendapatkan pas di hari ke-50. Sungguh ironis jika tiap nasabah harus diperlakukan seperti saya, ini berarti CIMB Niaga tidak berbenah dengan kekurangannya..

Saya sekali lagi ingin meminta kepastian dari CIMB Niaga dan menolak menunggu hingga hari ke 50. Saya ingin dihubungi secara professional untuk masalah ini. Terima kasih untuk perhatian dan kerjasamanya.


Beauty Murdani
Jl. Musa No. 27 Jakarta Barat
beautymurdani@yahoo.com
081510196667


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?