detikcom

Perpanjang Polis AXA Mandiri Bertele-tele

Oka Yulianto - suaraPembaca
Kamis, 06/01/2011 16:48 WIB
Jakarta - Saya pemegang polis Asuransi AXA Mandiri Jiwa Sejahtera dengan No.Polis 510-4274518 sejak Agustus 2008. Karena sifat kontrak polis yang per-tahun, maka di tiap akhir tahun masa polis berakhir saya mengajukan perpanjangan polis yang dibuktikan dengan surat keterangan perpanjangan polis dari pihak AXA Mandiri. Saya membutuhkan surat keterangan ini karena sangat diperlukan apabila akan mengajukan klaim, mengingat ini adalah asuransi jiwa murni.

Tahun pertama proses perpanjangan ini tidak bermasalah, surat keterangan perpanjangan polis tertanggal 14 Desember 2009 saya menerima dengan baik. Proses perpanjangan berikutnya yang bermasalah dan sangat bertele-tele. Sudah hampir 6 (enam) bulan saya mengajukan permohonan perpanjangan ini via cabang Bank Mandiri terdekat dan juga telepon berkali kali ke customer care AXA Mandiri tanpa mendapatkan respon yang baik dari pihak AXA Mandiri, setiap menghubungi customer care saya harus selalu mengulang cerita yang sama tanpa ada record dari permintaan saya sebelumnya.

Janji akan kembali dihubungi dan surat akan diproses paling lama 14 (empat belas) hari hanya isapan jempol dan tidak pernah terjadi. Bahkan lucunya saya sempat dikonfirmasi bahwa surat sudah dikirim padahal surat yang dimaksud adalah surat perpanjangan yang sebelum dan bukan yang sedang saya mintakan ke pihak AXA Mandiri saat ini.Akhirnya saya kembali menunggu tanpa kejelasan.

Sebagai upaya terakhir agar AXA Mandiri mau menanggapi, saya memutuskan untuk tidak membayar premi bulanan saya sejak bulan Desember 2010, dan akan saya bayarkan lagi seperti biasa apabila surat perpanjangan polis sudah di tangan saya.

Untuk mengurus permohonan secarik surat perpanjang polis saja harus melalui proses berkepanjangan seperti ini, bagaimana untuk proses lain yang lebih rumit?. Bagaimana AXA Mandiri?. 


Oka Yulianto
Cirendeu Residence E4, Jl. Gunung Indah V, Ciputat Tangerang
oka_yo@yahoo.com
0816730476

(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Jumat, 22/08/2014 08:51 WIB
    Lapangan Monas: Alun-alun Republik Indonesia
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menata kembali manajemen kawasan Monumen Nasional, sehubungan dengan kesemerawutan pedagang kaki lima serta parkir liar di kawasan tersebut.
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?