detikcom

Kerusakan FLAZZ BCA Tidak Dapat Diganti

Bambang Koens - suaraPembaca
Selasa, 18/01/2011 15:35 WIB
Jakarta - Saya pengguna aktif kartu FLAZZ BCA sudah sekitar 1 tahun, dengan maksud mengurangi bawaan uang cash. Pada tanggal 16 Januari 2011 pada saat saya akan membayar dengan kartu FLAZZ BCA ternyata tidak terbaca oleh reader di merchant tersebut, saya coba di merchant lain sama saja. Kemudian saya coba di ATM Non Tunai BCA ternyata bisa terbaca dan mempunyai Saldo sebesar Rp 970.485,- masih mendekati saldo maksimal kartu flash.

Akhirnya saya mengunjungi Kantor Cabang BCA terdekat untuk mengurus masalah ini sesuai petunjuk dalam starter kid kartu FLAZZ. Akan tetapi jawaban dari pihak BCA mengecewakan, karena masalah kerusakan kartu tersebut tidak dapat diganti, berarti dengan mudahnya saya kehilangan uang sebesar Rp 970.485,- tanpa ada alternatif solusinya.

Surat ini mudah-mudahan dapat memberikan informasi yang bermanfaat bagi pengguna ataupun pengguna kartu FLAZZ BCA sebagai bahan pertimbangan untuk top-up atau registrasi, dan mudah-mudahan juga BCA merespon masalah ini karena akan berakibat kepada tingkat kepercayaan masyarakat kepada BCA.

Bambang Koens
Jl. Shinta I No. 24 Perumnas II Tangerang
bkoens@yahoo.com
08128651455


(wwn/wwn)

Share:



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com,
Suara Pembaca Terbaru Index »
OpiniAnda Index »
  • Kamis, 17/04/2014 11:56 WIB
    Selamatkan Remaja dengan Islam
    Pada tanggal 26 April 2014, 20 ribu pelajar Sumatera Utara akan mengikuti Gebyar Generasi Berencana (GenRe). Acara ini dimotori oleh Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%
Poling Index »

Gubernur Jokowi akan memberlakukan sistem pelat nomor ganjil dan genap untuk mengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta. Setujukah Anda dengan sistem ini?